2 FUNGSI UTAMA ZAKAT FITRAH MENURUT HADIS HASAN SAHIH




2 FUNGSI UTAMA ZAKAT FITRAH MENURUT HADIS HASAN SAHIH

Bulan Ramadan yang penuh berkah kini perlahan menuju penghujung. Selain dipenuhi dengan ibadah salat, tadarus, dan sedekah, ada satu kewajiban paripurna yang menjadi penutup manis rangkaian ibadah puasa kita: zakat fitrah.

Zakat fitrah bukan sekadar rutinitas tahunan menjelang Lebaran, melainkan wujud syukur atas selesainya ibadah puasa dan bukti nyata kepedulian kita terhadap sesama muslim yang membutuhkan. Jangan sampai kita terlupa, karena keterlambatan dalam menunaikannya justru bisa mengurangi kesempurnaan ibadah puasa kita sebulan penuh.

Mengapa Zakat Fitrah Begitu Penting?

Secara syariat, zakat fitrah memiliki dua fungsi utama yang sangat mulia:

1. Penyempurna Ibadah Puasa: Zakat fitrah berfungsi sebagai pembersih bagi orang yang berpuasa dari perbuatan sia-sia dan kata-kata kotor yang mungkin tak sengaja terucap selama bulan Ramadan.

2. Memberi Makan Orang Miskin: Ibadah ini memastikan bahwa di hari kemenangan nanti, tidak ada satu pun saudara muslim kita yang kelaparan. Kita berbagi kebahagiaan agar semua orang bisa merayakan Idulfitri dengan perut kenyang dan hati yang riang.

Kedua fungsi luar biasa ini bersandar pada sabda Nabi ﷺ dari riwayat Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhuma: Rasulullah ﷺ mewajibkan zakat fitrah sebagai pembersih bagi orang yang berpuasa dari perbuatan sia-sia dan kata-kata kotor, serta sebagai makanan bagi orang miskin." (HR. Abu Dawud No. 1609 dan Ibnu Majah No. 1827. Hadis ini berderajat Hasan menurut Syekh Al-Albani).

Waktu Terbaik Menunaikan Zakat Fitrah

Sesuai dengan sunah, waktu penunaian zakat fitrah yang paling utama adalah setelah terbit fajar pada hari Idulfitri, tepatnya sebelum salat Id dimulai.

Namun, demi kemaslahatan dan agar distribusi ke penerima manfaat lebih efektif, mayoritas ulama memperbolehkan zakat fitrah ditunaikan sejak awal bulan Ramadan atau beberapa hari sebelum Idulfitri tiba. Jangan menunda hingga malam takbiran atau mepet saat salat Id akan dimulai, karena hal itu berisiko membuat distribusi zakat ke fakir miskin menjadi terlambat dan tidak tepat sasaran. Segera tunaikan sekarang!

Cara Mudah Menunaikan Zakat Fitrah

Di era sekarang, menunaikan zakat menjadi jauh lebih praktis:

Melalui Masjid/Panitia Zakat (Amil): Anda bisa menyalurkan langsung kepada panitia amil zakat di masjid atau musala lingkungan terdekat agar manfaatnya dirasakan tetangga sekitar.

Melalui Lembaga Amil Zakat (LAZ) Resmi: Anda juga dapat menyalurkan zakat secara online melalui lembaga tepercaya yang memiliki sistem transparansi penyaluran yang baik.

Besaran Nominal: Tunaikanlah sesuai dengan ketentuan syariat, yakni beras atau bahan makanan pokok seberat 2,5 kg atau 3,5 liter per jiwa. Jika ingin membayar dengan uang tunai, sesuaikanlah dengan nominal yang telah ditetapkan oleh BAZNAS atau fatwa MUI di wilayah domisili Anda.

Mari Berbagi, Mari Berzakat

Kebahagiaan Idulfitri akan terasa jauh lebih bermakna jika kita bisa merayakannya bersama-sama tanpa ada yang kesusahan. Dengan menunaikan zakat fitrah, kita tidak hanya menggugurkan kewajiban agama, tetapi juga sedang mengetuk pintu langit dengan amal kebaikan dan rasa empati yang tulus.

Yuk, sempurnakan puasa kita dengan zakat fitrah!
Share:

SERING LUPA PAS BERDIRI DI SAFF? INI TATA CARA LENGKAP SALAT IDULFITRI

SERING LUPA PAS BERDIRI DI SAFF? INI TATA CARA LENGKAP SALAT IDULFITRI

Salat Idulfitri memang cuma setahun sekali. Jadi, wajar banget kalau kadang suka nge-blank alias lupa pas sudah berdiri di saf. Berapa kali takbir tambahan ya? Terus di sela-sela takbir baca apa?

Supaya ibadahnya khusyuk dan gak celingukan mengikuti gerakan orang di sebelah, mending refresh lagi ingatan soal tata caranya. Semuanya sudah ada panduannya langsung dari Rasulullah ﷺ, lho!

Yuk, simak urutan salat dua rakaat ini supaya makin mantap melangkah ke masjid atau lapangan:

Rakaat Pertama:

1. Takbiratul Ihram: Mulai gerakan salat seperti biasa.

2. 7 Kali Takbir Tambahan (Zawa-id): Sebelum membaca Al-Fatihah, imam akan bertakbir sebanyak 7 kali. Sangat disunnahkan untuk mengangkat tangan di setiap takbirnya. Ibnul Qayyim mengutip kebiasaan sahabat Nabi: "Ibnu Umar yang dikenal sangat meneladani Nabi ﷺ biasa mengangkat tangannya dalam setiap takbir."

3. Bacaan Jeda Takbir: Di sela-sela takbir, ada bacaan zikir pujian. Syaikhul Islam menyebutkan bacaan dari para ulama salaf yang berbunyi:

سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إلَهَ إلَّا اللَّهُ وَاَللَّهُ أَكْبَرُ . اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي 

"Subhanallah wal hamdulillah wa laa ilaha illallah wallahu akbar. Allahummaghfirlii war hamnii." 
(Maha Suci Allah, segala puji bagi-Nya, tiada tuhan selain Allah. Ya Allah, ampunilah dan rahmatilah aku).

4. Surah Pilihan: Setelah selesai membaca Al-Fatihah, disunnahkan membaca Surah Qaaf atau Surah Al-A'la.

(Setelah itu, lakukan gerakan ruku, sujud, dan seterusnya hingga bangkit ke rakaat kedua).

Rakaat Kedua: 

5. Takbir Bangkit dari Sujud: Lakukan takbir intiqal biasa untuk berdiri. 

6. 5 Kali Takbir Tambahan (Zawa-id): Di rakaat kedua ini, takbir tambahannya hanya 5 kali sebelum mulai membaca Al-Fatihah. Jeda antar takbirnya diisi dengan zikir yang sama persis seperti di rakaat pertama tadi. 

7. Surah Pilihan: Setelah Al-Fatihah, sunnahnya membaca Surah Al-Qamar atau Surah Al-Ghasyiyah. 

8. Salam: Selesaikan seluruh sisa gerakan salat hingga salam! ✨

Anjuran bacaan surah di atas itu bersumber langsung dari hadis sahih riwayat Imam Muslim.

Dari riwayat sahabat Umar bin Khattab saat bertanya ke Waqid Al-Laitsiy soal kebiasaan Nabi ﷺ:

"Nabi ﷺ biasa membaca 'Qaaf, wal qur'anil majiid' (Surah Qaaf) dan 'Iqtarobatis saa'atu wan syaqqol qomar' (Surah Al-Qamar)." (HR. Muslim No. 891)

Ada juga opsi surah lain berdasarkan hadis dari An-Nu'man bin Basyir:

"Rasulullah ﷺ biasa membaca dalam salat Ied maupun salat Jumat 'Sabbihisma robbikal a'la' (Surah Al-A'laa) dan 'Hal ataka haditsul ghosiyah' (Surah Al-Ghasyiyah)." (HR. Muslim No. 878)

Sudah kebayang urutannya, kan?
Share:

Kegiatan Bulan Desember

Label

Kegiatan Terbaru

2 FUNGSI UTAMA ZAKAT FITRAH MENURUT HADIS HASAN SAHIH

2 FUNGSI UTAMA ZAKAT FITRAH MENURUT HADIS HASAN SAHIH Bulan Ramadan yang penuh berkah kini perlahan menuju penghujung. Selain dipenuhi denga...

Label

artikel (1) berita (13) cinta tanah air momen kemerdekaan (2) dan Kegiatan Silaturahim Penerima Manfaat anak-anak yatim piatu Binaan (2) doa akhir tahun & awal tahun (1) donasiyatim (17) Dongeng (6) Dzulqa'dah (1) gerebek (15) Hikmah kelompok yang tidak diwajibkan solat (2) Hikmah orang yang Bakhil (1) hikmah Selepas Ramadhan (1) infak (7) Inspirasi (3) inspirasi silataruhiim pembukaan rekening Bank Bagi anak-anak yang dimuliakan Rasullulloh (1) Inspirasi tentang liburan lebih produktif (1) jumatberkah (15) kajian (1) kegiatan (31) Kegiatan Peresmian Majlis Penghapal Alqur'an Al Hafidz Oleh Pj.walikota Sukabumi (1) Keistimewaan Rajab (1) kisah Uwais Alqarni Penghuni Langit (1) Kurban 1445H (1) Laporan kegiatan Tahunan (1) Literasi (44) Literasi Dunia Islam (1) Literasi Dunia Islam peristiwa penting diBulan Rajab (1) Literasi Puasa Qadha Ramadhan (1) Literasi Tips jaga keluarga harmonis (1) Ngaji online (1) pembangunan (4) Pembinaan Diri (1) pengajian (2) Penyaluran infak zakat sedekah (1) Peringatan Hari besar Islam Maulid Nabi Muhammad Saw 1446 H / 27 sep 2024 M (1) program (4) program Bina Taqwa (3) Program kado lebaran dan THR Yatim dan Keluarga Pra Sejahtera (1) Program Kurban (1) program muharram (2) progres pembangunan Tahap 3 Ruang MPQ (1) qurban (6) ramadhan (1) Ramadhan Amalan Ramadahan (1) rumahbelajar (3) santunan (14) Sedekah Al-Qur'an (1) sedekahjumat (5) sedekahyatim (3) Tadabur (1) Tadarus (1) tentang bulan syawwal (1) tentang pristiwa di bulan syawwal (1) yamuti (2) yatimdhuafa (1) yatimpeduli (2) yatimpeduliu (1) zakat (3)