Tampilkan postingan dengan label Inspirasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Inspirasi. Tampilkan semua postingan

Jejak silaturahim memancarkan Cahaya dari Rumah Belajar griya bina yamuti



Silaturahim dan Pembukaan Rekening Langkah Baru untuk Penerima Manfaat

=====================

Pagi hari selasa 22 April 2025, sekretariat Yayasan Griya Bina Yamuti dipenuhi dengan semangat dan harapan. Anak-anak yatim piatu dari Rumah Belajar Kp.Pawenang Nagrak, Cibadak, Gekbrong, Sukalarang, Baros, Kadudampit dan Cibolang Warudoyong telah berkumpul untuk sebuah momen penting—pembukaan rekening sebagai penerima manfaat bantuan. Ini bukan hanya tentang administrasi, tetapi juga tentang memberikan kemudahan dan memastikan bantuan sampai langsung kepada mereka yang membutuhkannya.

Para pengurus menyambut mereka dengan hangat, menjelaskan secara sederhana bahwa rekening yang akan dibuat bertujuan untuk mempermudah proses penerimaan bantuan. “Dengan rekening ini, kalian bisa menerima bantuan langsung tanpa harus repot mengambilnya secara tunai. Bantuan akan langsung masuk ke rekening masing-masing, sehingga lebih aman dan mudah diakses,” jelas salah satu relawan.

Sebelum memulai proses pengurus Yayasan dan hadirin pada saat proses dimulai maka dibiasakan dengan Berbismillah dan raih berkah dengan berdoa Tentunya, para petugas bank yang bekerja sama dengan yayasan membantu anak-anak mengisi formulir dan memahami bagaimana cara mengakses bantuan mereka. Beberapa anak, dan para wali dari anak-anak yang dimuliakan Rasullulloh SAW tampak antusias, mengikuti proses ini.

“Apa aku bisa menggunakan kartu ini untuk membeli buku sekolah?” tanya seorang anak bernama kevin, aliya, matanya berbinar.

Seorang pembina tersenyum, “Tentu! Bantuan yang masuk bisa digunakan sesuai kebutuhan kalian, seperti perlengkapan sekolah, makanan bergizi, atau hal lain yang mendukung kehidupan sehari-hari.”

Momen ini bukan sekadar pembukaan rekening, tetapi juga simbol dari langkah menuju sistem yang lebih efektif dan transparan. Dengan rekening yang dimiliki masing-masing penerima manfaat, yayasan bisa memastikan bahwa setiap bantuan diterima secara langsung dan tanpa kendala.

Di penghujung acara, anak-anak membawa pulang lebih dari sekadar buku tabungan. Mereka membawa harapan baru—bahwa dalam setiap bantuan, ada kepedulian dan usaha untuk membuat hidup mereka lebih mudah. Silaturahim yang terjalin semakin menguatkan hubungan antara yayasan dan anak-anak binaannya, mempertegas bahwa kepedulian adalah pondasi dari setiap langkah menuju masa depan yang lebih baik.

Baca juga kegiatan silaturahim:

"Jejak Cahaya dari Rumah Belajar Pertemuan di Sekretariat Yayasan Griya bina Yamuti dalam rangka pembukaan rekening Bank untuk Penerima Manfaat. Pada hari Senin 21 April 2025, langit Sukabumi membentang luas, membawa semangat baru bagi anak-anak dari Rumah Belajar Cikelat Cisolok dan Pelabuhan Ratu, Kp. Pangantolan "

"Bersedekah bukan tentang seberapa besar yang kita keluarkan, tetapi tentang ketulusan dalam berbagi"

Terimakasih Pemerintah Pusat KEMENSOS, Kota Sukabumi, Dinas Sosial Kota Sukabumi, seluruh relawan dan Seluruh Orang baik.

Jazakumullah Khairun Katsiraan

Rekening Sedekah, Infak Terbaik :

  • BSI : 2217089147
  • BRI : 441101040976531
  • An Yayasan Griya Bina Yamuti
#Peduliyatimdhuafa #pedulisesama #SedekahSubuh #SedekahJum'at






 

Share:

Kisah Uwais Al-Qarni, Penghuni Langit yang Doanya Tak Tertolak Baca artikel detikhikkisah uwais al-qarni-penghuni langit yang doanya tak tertolak

 kisah uwais al-qarni penghuni langit yang doanya tak tertolak

Sosok Uwais Al-Qarni amat dikagumi di kalangan sahabat nabi. Sampai-sampai, Rasulullah SAW menyuruh para sahabat untuk meminta doa padanya.
Rasulullah SAW menyebut Uwais Al-Qarni sebagai penghuni langit yang doanya tak pernah tertolak. Mengutip buku Tuntunan Akhlak dalam Al-Quran dan Sunnah karya Hardisman, kisah Uwais ini disebutkan dalam hadits dari Usair Ibnu Jabir yang menerangkan bahwa Umar bin Khattab RA pernah meminta doa kepada Uwais bin Amir.

Diceritakan, Rasulullah SAW menyampaikan kepada Umar RA bahwa akan datang seorang pemuda bernama Uwais dari Yaman suku Qaran Kabilah Murad, dan beliau menjelaskan tanda-tanda fisiknya.
Rasulullah kemudian bersabda, apabila pemuda tersebut meminta kepada Allah SWT, maka doanya tidak pernah tertolak. Untuk mendapatkan doanya, Umar RA pun mencarinya dan menanyakan kepada kabilah-kabilah Yaman ketika mereka datang atau lewat Madinah.

Setelah berhasil menemukannya, Umar RA lalu minta Uwais Al-Qarni untuk berdoa kepada Allah SWT. Uwais pun langsung mendoakannya.

Hidup Yatim bersama Sang Ibu


Uwais Al-Qarni merupakan seorang pemuda dari Yaman yang hidup yatim sejak lama. Ia tinggal bersama ibunya yang sudah tua renta. Menurut Aminudin dan Harjan Syuhada dalam buku Al-Qur'an Hadis, untuk mencukupi kebutuhan sehari-harinya, Uwais bekerja sebagai penggembala kambing.

Upah yang ia dapatkan juga tidak seberapa. Sekadar cukup untuk makan sehari-hari dengan ibunya. Setiap kali ada sisa, uang tersebut ia gunakan untuk membantu tetangganya yang hidup miskin dan serba kekurangan seperti dirinya.

Menjadi penggembala kambing tak membuat Uwais melupakan kewajibannya dalam beribadah. Bahkan, ia dikenal sebagai pemuda yang amat patuh kepada Allah SWT. Pada siang hari, ia berpuasa dan pada malam harinya ia bermunajat kepada Allah SWT.

Disebutkan dalam buku Kisah Kehidupan Uwais al Qarni sang Penghuni Langit Kekasih Tuhan Semesta Alam karya Muhammad Vandestra, Uwais dan ibunya masuk Islam setelah mendengar seruan Nabi Muhammad SAW dari Mekah

Gendong Ibu dari Yaman ke Mekkah untuk Haji



Kisah menarik lainnya dari Uwais Al-Qarni adalah senantiasa memenuhi keinginan ibunya. Pada suatu ketika, sang ibu yang sudah tua renta sangat ingin pergi haji. Padahal, kondisi mereka tidak memiliki uang.

Kondisi tersebut membuat Uwais merasa berat untuk memenuhi keinginan sang ibu. Ia lantas mencari cara agar ibunya bisa berangkat ke Tanah Suci.

Uwais kemudian memutuskan untuk membeli seekor anak lembu dan membuatkan kandang di puncak bukit. Setiap pagi, ia menggendong anak lembu tersebut naik turun bukit. Banyak orang menganggap tindakannya itu sebagai sesuatu yang aneh.

Setelah 8 bulan berlalu, berat anak lembu tersebut sudah mencapai 100 kg. Uwais Al-Qarni merasa ototnya sudah kuat untuk mengangkat beban berat begitu musim haji tiba. Ia kemudian menggendong ibunya dari Yaman ke Mekkah untuk menunaikan ibadah di Tanah Suci tersebut.

Detik hikmah

Share:

Saran Sedekah untuk Ibu, Bapak yang Sudah Wafat


Saran Sedekah untuk Ibu, Bapak yang Sudah Wafat

Sahabat, kehilangan ibu atau bapak Orang tua tercinta adalah salah satu ujian hidup yang berat. Namun, sebagai anak yang berbakti, kita tetap dapat memberikan kebaikan untuk ibu , bapak orang tua yang telah wafat. Dalam Islam, terdapat banyak amal yang dapat kita lakukan untuk mengalirkan pahala kepada orang tua yang telah tiada, salah satunya melalui sedekah.

Rasulullah saw. bersabda:

“Ketika seseorang meninggal dunia, maka amalnya terputus kecuali tiga perkara: sedekah jariah, ilmu yang bermanfaat, atau doa anak yang saleh.” (H.R. Muslim).

Sedekah jariah menjadi salah satu amalan yang terus mengalirkan pahala meskipun ibu telah wafat. Berikut beberapa rekomendasi sedekah yang bisa Sahabat lakukan untuk ibu tercinta:

1. Membangun Fasilitas Umum

Membangun fasilitas yang bermanfaat untuk masyarakat adalah bentuk sedekah jariah yang pahalanya terus mengalir. Misalnya dengan membuat sumur di daerah yang membutuhkan air bersih, membangun masjid atau mushola, menyediakan fasilitas seperti toilet umum atau tempat wudu di masjid, karpet masjid, meja rakel untuk mengaji atau mungkin pendingin ruangan masjid.

Setiap kebaikan yang dilakukan kelak akan dibalas oleh Allah Swt. “Barang siapa yang melakukan kebaikan seberat zarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya.” (Q.S. Az-Zalzalah: 7).

Kebaikan sekecil apapun akan menjadi amalan besar di akhirat kelak. Yuk salurkan untuk bersedekah atas nama ibu, bapak yang telah wafat dengan membangun fasilitas umum bersama Yayasan griya bina yamuti

2. Bersedekah untuk Anak Yatim dan orang miskin

Allah SWT berfirman dalam Qs Al-Maun 107:2-3

2. Maka itulah orang yang menghardik anak yatim,

3. dan tidak mendorong memberi makan orang miskin.

Rasulullah saw. sangat mencintai anak yatim. Dalam sebuah hadis, beliau bersabda:

“Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini,” sambil mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah, serta merenggangkan keduanya. (H.R. Bukhari).

Sahabat pun bisa bersedekah untuk membantu pendidikan, makanan, atau kebutuhan hidup anak-anak Yatim, serta orang miskin. Pahalanya akan mengalir untuk ibu, bapak yang telah wafat.

Yuk bersedekah untuk anak Yatim, orang-orang miskin melalui Yayasan griya bina yamuti an Orang Tua melalui Rek BSI:2217081947 an Yayasan griya bina yamuti.

3. Wakaf Al-Qur’an

Mewakafkan mushaf Al-Qur’an ke masjid, pesantren, atau majelis taklim adalah sedekah jariah yang sangat bermanfaat. Setiap huruf yang dibaca dari mushaf tersebut akan menjadi pahala bagi ibu. Sahabat pun bisa bersedekah atas nama ibu, bapak dengan mengikuti program wakaf Al-Qur’an (terjemah). 

4. Berkontribusi dalam Dakwah

Bersedekah untuk mendukung kegiatan dakwah, seperti membantu pencetakan buku-buku agama, buku tulis, penyediaan alat tulis untuk anak Yatim dhuafa atau mendukung penyelenggaraan kajian, adalah bentuk kebaikan yang pahalanya tidak terputus.

Di Yayasan griya bina yamuti kegiatan produktif diakhir tahun Kegiatan-kegiatan produktif mengisi akhir tahun

5. Memberi Makan kepada Orang yang Berpuasa

Rasulullah saw. bersabda, “Barang siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang berpuasa itu, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa tersebut sedikit pun.” (H.R. Tirmidzi).

6. Membantu Korban Bencana

Memberikan bantuan kepada korban bencana juga termasuk sedekah jariah. Yayasan griya bina yamuti, misalnya, menyediakan program bantuan bagi mereka yang terkena musibah. Melalui sedekah ini, ibu bapak orangtua bisa mendapatkan pahala dari setiap bantuan yang diberikan.

Sahabat, meskipun ibu telah tiada, kita tetap bisa berbuat baik untuknya melalui sedekah. Amalan ini tidak hanya menjadi ladang pahala bagi ibu, tetapi juga menjadi bentuk bakti kita sebagai anak. Rasulullah saw. mengajarkan bahwa doa dan amal baik anak yang saleh akan menjadi kebahagiaan bagi orang tua di alam kubur.

Semoga Allah Swt. menerima setiap amal kebaikan yang kita niatkan untuk ibu dan menjadikan ibu bapak orang tua kita ahli surga-Nya. Aamiin yaa rabbal 'alamiin.

Share:

Kegiatan Bulan Desember

Label

Kegiatan Terbaru

Hebatnya Sedekah di Balik Rintihan Sakaratul Maut Sahabat Nabi

Hebatnya Sedekah di Balik Rintihan Sakaratul Maut Sahabat Nabi Rasulullah SAW mengungkap rahasia di balik ucapan terputus-p...

Label

artikel (1) berita (13) cinta tanah air momen kemerdekaan (2) dan Kegiatan Silaturahim Penerima Manfaat anak-anak yatim piatu Binaan (2) doa akhir tahun & awal tahun (1) donasiyatim (17) Dongeng (6) Dzulqa'dah (1) gerebek (15) Hikmah kelompok yang tidak diwajibkan solat (2) Hikmah orang yang Bakhil (1) hikmah Selepas Ramadhan (1) infak (7) Inspirasi (3) inspirasi silataruhiim pembukaan rekening Bank Bagi anak-anak yang dimuliakan Rasullulloh (1) Inspirasi tentang liburan lebih produktif (1) jumatberkah (15) kajian (1) kegiatan (31) Kegiatan Peresmian Majlis Penghapal Alqur'an Al Hafidz Oleh Pj.walikota Sukabumi (1) Keistimewaan Rajab (1) kisah Uwais Alqarni Penghuni Langit (1) Kurban 1445H (1) Laporan kegiatan Tahunan (1) Literasi (44) Literasi Dunia Islam (1) Literasi Dunia Islam peristiwa penting diBulan Rajab (1) Literasi Puasa Qadha Ramadhan (1) Literasi Tips jaga keluarga harmonis (1) Ngaji online (1) pembangunan (4) Pembinaan Diri (1) pengajian (2) Penyaluran infak zakat sedekah (1) Peringatan Hari besar Islam Maulid Nabi Muhammad Saw 1446 H / 27 sep 2024 M (1) program (4) program Bina Taqwa (3) Program kado lebaran dan THR Yatim dan Keluarga Pra Sejahtera (1) Program Kurban (1) program muharram (2) progres pembangunan Tahap 3 Ruang MPQ (1) qurban (6) ramadhan (1) Ramadhan Amalan Ramadahan (1) rumahbelajar (3) santunan (14) Sedekah Al-Qur'an (1) sedekahjumat (5) sedekahyatim (3) Tadabur (1) Tadarus (1) tentang bulan syawwal (1) tentang pristiwa di bulan syawwal (1) yamuti (2) yatimdhuafa (1) yatimpeduli (2) yatimpeduliu (1) zakat (3)