Gerebek Yatim ke Kp. Panjalu Wetan Desa Parungseah


Perjalanan menuju Kota Sukabumi dari Kabupaten Sukabumi siang ini Ahad, 25 Juni 2023 cukup menguji kesabaran. Betapa tidak?, ditengah jalanan penuh macet karena di beberapa titik di selenggarakan Kegiatan "samenan" dengan karnaval nya yang memenuhi jalan, sehingga perjalanan menjadi terganggu. Bagusnya cuaca cukup mendukung dengan tidak terlalu panas, sehingga walaupun berdesakan dalam kemaccetan, namun suasana masih tetap "adem".

Tim Gerebek Yatim Griya Bina Yamuti kali ini meluncur menuju Kp. Panjalu Wetan RT 4 Rw. 11 Desa Parungseah Kec. Sukabumi Kab. Sukabumi. Sesuai jadwal bulanan, hari ini merupakan jadwal Tim Gerebek untuk menyambangi kediaman ananda Alya beserta keluarganya. 

Tepat jam 11.00 Wib tim Gerebek memasuki Kp. Panjalu Wetan, dan telah menyambut ananda Alya yang telah bersiap untuk menyampaikan perkembangan hafalan yang ditugaskan Tim pada pertemuan terakhir bulan lalu. Sekaligus menanyakan perkembangan belajar seiring dengan pembagian Hasil Belajar akhir semester yang telah diterima Alya pada hari Sabtu kemarin. alhamdulillah, hafalan perlu ada Perbaikan sedikit demi sedikit. Tinggal semangat yang perlu di optimalkan. Hasil Belajar pun sedikit perlu di motivasi untuk lebih menambah bobot nilai hasil belajarnya. Harapan Tim Gerebek di tahun ajaran yang baru ini, Alya mengalami peningkatan dalam semangat belajarnya sehingga rangking Kelas pun akan ada penaikan.

Seperti biasa pertemuan diakhiri dengan doa bersama untuk keluarga dan para donatur GBY (Yamuti) sebelumnya di berikan titipan donatur untuk ananda Alya, semoga dapat bermanfaat untuk ananda Alya. Semangat Alya....!! 

Share:

Gerebek Yatim di Kp. Bojongsetra Cibadak


Terkenal dengan sebutan kota Nayor, Cibadak yang terletak di Kabupaten Sukabumi memiliki luas wilayah 634,35 km2. Ibukota Kecamatan nya berada di ketinggian 510 m2 dibawah permukaan laut dan berjarak 49 km dari Ibukota Pemerintahan Kabupaten Sukabumi di Palabuhanratu. 

Memiliki 10 Kelurahan/ desa dengan jumlah penduduk berdasarkan KK (kepala Keluarga) sejumlah 24.544 (data tahun 2021). Sebagian besar penduduknya adalah petani

Ananda Jahid Algifar tinggal di Kp. Bojongsetra RT.02 RW. 01 Kel. Cibadak Kec. Cibadak Kab. Sukabumi, merupakan salah satu anak binaan Yayasan Griya Bina Yamuti yang tinggal bersama ibunya di sebuah kontrakan dengan suasana yang asri.

Tim Gerebek Yatim GBY kali ini mendatangi ananda Jahid pada Ahad, 18 Juni 2023 yang lalu. Didampingi ibunda tercinta, ananda Jahid di evaluasi oleh Tim Gerebek GBY Perihal Setoran hafalan Al Quran, dan alhamdulillah beberapa ayat telah di hafal kan Jahid dengan lancar. Begitupun ketika Tim Gerebek mengevaluasi hasil belajarnya, dapat dibilang cukup baik, kebetulan beberapa hari ke depan Jahid akan menerima Buku Laporan Pendidikan (Raport) di Sekolah tempat ia belajar.

Silaturahim tim Gerebek GBY dilanjut dengan bersilaturahmi dengan ibunda dari Jahid. Sekira sepeminuman teh, Tim Gerebek menitipkan bingkisan dan uang saku kepada ananda Jahid sebagai titipan dari Donatur GBY, dan di terima dengan sukacita. Pertemuan di akhiri dengan doa bersama untuk kelancaran semua juga doa untuk donatur GBY.

Share:

Jumat Berkah dan Gerebek Yatim 16 Juni


Kegiatan Jumat Berkah GBY pada tanggal 16 Juni 2023 diselenggarakan dengan suasana bahagia, namun tidak mengurangi kakhusyukan dalam penyelenggaraannya. Seperti biasa ustadzah Tati Kamila, S.Pd dan ustadzah Veti Febrianti memberikan pengajajaran dengan penuh antusias. Kepiawannya dalam mengajar tak pernah surut sehingga membuat anak anak binaan GBY larut dalam suasana yang mengasyikkan. 

Penguatan tahsin dan hafalan menjadi penekanan yang di sampaikan oleh pembina . Sesuai arahan Ketua GBY agenda besar bulan ini adalah peningkatan dan penajaman literasi anak-anak, sehingga memasuki masa liburan sekolah, diharapkan momentum tahun ajaran baru dengan naiknya jenjang pendidikan anak-anak menjadi modal untuk meningkatkan kembali semangat menambah khasanah keilmuan.

Perintah Allah pada Wahyu pertama yang turun kepada Nabi kita Muhammad SAW, yakni dengan perintah "iqra" membaca,memiliki makna bagaimana Rasul dalam mengembangkan ajaran Allah di awali dengan peningkatan literasi (daya baca) kepada seluruh umat di Mekah, sehingga pemahaman mereka tentang ketauhidan allah mendorong banyaknya sahabat sahabat Nabi yang memasuki Islam dengan sukarela. Daya baca yang dilandasi karena "isme Rab" lah yang mendasari langkah-langkah keberhasilan dakwah Rasul di waktu-waktu setelahnya. Metoda inilah yang ingin ditanamkan Ketua GBY yang menjadi pola pembinaan pada bulan ini pada anak-anak binaan GBY.

Pada bagian akhir, Ketua GBY Nandang Suwanda, S.Ip memimpin langsung doa untuk donatur, disertai tashiyah singkat tentang peranan anak-anak dalam memasuki masa liburan dan menghadapi Idul Adha. Disinggung pula tentang sejarah Nabi Ismail dan Ayahnya, Nabi Ibrahim. Dengan perintah Allah kepada Ibrahim menunjukkan kesabaran Ismail untuk mentaati perintah Allah kepada ayahnya. Bagaimana didikan seorang Nabi Ibrahim untuk mencetak generasi yang mengimani ketauhidan allah yang dikemas dengan sikap berbakti kepada orang tuanya.

Baca : Jumat Berkah mengajarkan keberserahan diri kita kepada Allah SWT

Juber GBY kali ini dihadiri oleh 30 anak anak Binaan Yayasan GBY. Setelahnya acara Juber, dilanjut ba'da Isya diadakan Gerebek Yatim Binaan ke daerah Baros Kota Sukabumi oleh Ustadzah Tati Kamila bersama tim. Ada 4 anak-anak Yatim Binaan GBY yang di singgah tim Gerebek GBY. Yakni Ananda Arju, Dzikra,Ridwan dan Raisya. 


Seperti biasa, tim Gerebek melakukan evaluasi hafalan kepada ananda Arju dan Dzikra sambil memberikan titipan dari donatur yang mulia untuk disampaikan pada kegiatan Gerebek ini. Tim Gerebek kali ini tidak bertemu langsung dengan ananda Ridwan dan Raysa karena sedang tidak berada di tempat, namun beruntung Tim bisa bersilaturahim dengan orang tua mereka berdua, sambil berbincang menanyakan perkembangan pendidikan anak-anak, titipan di serahkan langsung oleh Tim Gerebek, dan diterima dengan penuh rasa terima kasih dan doa tertuju pada para donatur karena kepeduliannya.


Share:

Tips memilih Hewan Kurban

Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarakatuh 

Salam pecinta yatim

Bagaimana persiapan sahabat pecinta yatim untuk berkurban tahun ini? Alhamdullilah kami doakan semoga kita diberikan niat yang ikhlas Idul Adha tahun ini Allah jadikan sebagai momentum bersedekah melalui berkurban.

Perlu diketahui salah satu unsur terpenting dalam berkurban adalah bagaimana kita memberikan kurban yang terbaik. Artinya hewan kurban aeperti sapi, kerbau, domba dan kambing harus dalam kondisi baik dan sehat. Lalu apa saja yang perlu diketahui untuk mempersiapkan hewan kurban yang layak dan memenuhi syarat?. Berikut tips untuk mempersiapkan hewan yang dikutip dari sumber Baznas.go.id

1. Pastikan Hewan Ternak

Umat muslim diperintahkan untuk mengkurbankan hewan ternak. Hewan ternak yang diperbolehkan adalah unta, kambing, domba, sapi, kerbau. Tentunya semua hewan ini sudah memenuhi ketentuan sebagai hewan ternak yang sehat dan layak untuk dikurbankan.


2. Umur Hewan Kurban

Umur hewan yang dikurbankan penting karena hewan kurban memiliki umur yang disyaratkan berbeda-beda. Jika Anda ingin berkurban kambing atau domba, umur yang disyaratkan memenuhi kriteria kurban adalah yang minimal berumur 1 tahun. Kemudian, jika Anda ingin berkurban sapi atau kerbau, maka umur yang masuk kriteria kurban adalah 2 tahun.

Cara mudah untuk mengetahui usia hewan kurban adalah melalui catatan kelahiran ternak yang dimiliki oleh pemilik. Selain itu, Anda juga dapat melakukan metode cek gigi hewan yakni jika gigi susu hewan tersebut telah tanggal (dua gigi susu yang di depan), hal tersebut menandakan ternak (kambing dan domba) telah berumur sekitar 12-18 bulan, sedangkan sapi dan kerbau sekitar 22 bulan.

3. Hewan Kurban Tidak Cacat

Hewan kurban harus dalam kondisi sehat dan tidak menunjukkan tanda-tanda sakit seperti demam, kurang nafsu makan, kudis, ada ekskreta (buangan) dari lubang hidung, bulu kusam dan berdiri, mata cekung dan kotor, diare, serta lemas. Hewan ternak yang Anda pilih haruslah hewan ternak yang sehat cuping hidungnya basah, tetapi bukan karena flu. Selain itu lihat juga bulunya yang harus bersih dan mengkilap. Cek juga pernafasan dan juga detak jantungnya.

Lebih baik lagi jika Anda menanyakan tentang Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) sebagai acuan kesehatan hewan tersebut.

Anda juga harus tahu hewan kurban menjadi tidak sah jika hewan tersebut mengalami buta sebelah atau jelas sekali kebutaanya. Jika tidak sah, maka hewan tersebut memiliki status sebagai daging biasa bukan menjadi kurban.

4. Hewan Kurban Tidak Kurus

Kondisi fisik dari hewan kurban juga perlu diperhatikan, dan pastikan calon hewan kurban memiliki nafsu makan yang baik, lincah, mata bersinar, dan bulu tidak kusam. Karena dengan nafsu makan yang baik dan lincah, otomatis kondisi hewan akan terlihat gemuk dan tidak seperti hewan yang memiliki penyakit.

5. Pemilihan Lokasi Pembelian Hewan Kurban

Pemilihan tempat Anda membeli hewan kurban, menjadi hal yang juga tak kalah penting. Yang wajib diperhatikan adalah jangan membeli hewan kurban yang di ternak di tempat pembuangan sampah. Hewan yang dijual di lokasi seperti ini, berpotensi hewan mengandung bahan berbahaya bagi tubuh yang nanti akan mengonsumsinya.

Pilihlah hewan kurban yang diternak di lingkungan yang bersih dan jauh dari polusi udara, karena berpengaruh pada tingkat stres yang akan dialami oleh hewan yang berimbas pada kesehatan tubuhnya 
Share:

Gerebek di Desa Parakanlima Cikembar

 "... ingin ku dekap...dan menangis dipangkuanmu..
sampai aku tertidur bagai masa kecil dulu...

Sepenggal lagu "iconik" dari legenda musik tanah air Iwan Fals selalu mengusik dan menggugah memori masa lalu tentang perjuangan seorang ibu dalam membesarkan anak-anaknya yang pada pundaknya ada harapan besar orangtua untuk kehidupan yang lebih baik.

Kedua orangtua adalah manusia yang paling berjasa dan utama bagi diri seseorang. Allah ta’ala telah memerintahkan dalam berbagai tempat di dalam al Qur’an agar berbakti kepada kedua orangtua. Allah menyebutkan berbarengan dengan pentauhidan-Nya. Hak kedua orangtua merupakan hak terbesar yang harus dilaksanakan oleh setiap Muslim. Beberapa hak yang wajib dilakukan oleh anak semasa kedua orangtua hidup seperti dikutip dari H. Teguh Triono (dalam web kemhan), antara lain :

1. Mentaati selama tidak mendurhakai Allah
2. Berbakti dan merendahkan hati
3. Meminta izin sebelum mengerjakan urusan
4. Memberikan apa yang diminta orangtua apa yang mereka inginkan walaupun harta sekalipun
5. Tidak mencela atau tidak menyebabkan mereka dicela oranglain
6. Mendahulukan ibu daripada ayah

Menyadari akan hal tersebut yayasan Griya Bina Yamuti (GBY) melalui programnya Gerebek (Gerakan Edukasi Berbagi Kasih) menyambangi dan bersilaturahim ke Ibu Oon di Kp. Pangantolan RT. 4 RW. 1 Desa Parakanlima Kecamatan Cikembar Kab. Sukabumi pada Jumat 9 Juni 2023.

Ibu Oon yang sekarang berusia 70 tahun ini hidup cukup sederhana, ia tinggal bersama anak-anaknya. Untuk keperluan sehari harinya pun di topang oleh anak-anaknya, sungguh Ibu Oon sangat beruntung memiliki anak-anak yang berbakti padanya. Ini tak lepas dari hasil tempaan dan didikan Ibu oon yang ditanamkan pada anak-anaknya, beliau menekankan pendidikan tentang agama yang ketat selalu di tanamkan pada anak-anaknya, karena ia beranggapan bahwa zaman mereka (anak-anaknya) akan berbeda dengan zaman ibunya, sehingga kemantapan aqidah dan akhlak yang bersandar pada ajaran Allah menjadi modal utama untuk membentengi kehidupannya.

Sekarang diusia 70 Ibu Oon sudah tak mampu lagi untuk bekerja, beliau sangat antusias ketika menerima kedatangan Tim Gerebek GBY, sambil bertegur sapa dan berbagi pengalaman sehingga suasana menjadi cair dan menyenangkan. Tim Gerebek GBY merasa terharu dan berdoa bersama untuk kesehatan Ibu Oon, dan keluarganya agar diberikan ketabahan dalam mengurus orangtuanya sebagai bentuk pengabdian tertinggi (birrul waalidain). Juga doa untuk generasi penerus agar diberikan umur yang manfaat yang dapat diaplikasikannya menjadi amal baik. (Amiin)

Setelahnya memberikan titipan donatur kepada Ibu Oon Tim Gerebek GBY mohon pamit kepada keluarga yang disambut dengan hangat.

Share:

Kegiatan Bulan Desember

Label

Kegiatan Terbaru

Maksiat Menghalangi ketaatan.

Hati manusia memiliki cahaya yang membuatnya mampu melihat kebenaran dan membedakan jalan kebaikan. Namun, cahaya itu dapat tertutup ol...

Label

artikel (1) berita (13) cinta tanah air momen kemerdekaan (2) dan Kegiatan Silaturahim Penerima Manfaat anak-anak yatim piatu Binaan (2) doa akhir tahun & awal tahun (1) donasiyatim (17) Dongeng (6) Dzulqa'dah (1) gerebek (15) Hikmah kelompok yang tidak diwajibkan solat (2) Hikmah orang yang Bakhil (1) hikmah Selepas Ramadhan (1) infak (7) Inspirasi (3) inspirasi silataruhiim pembukaan rekening Bank Bagi anak-anak yang dimuliakan Rasullulloh (1) Inspirasi tentang liburan lebih produktif (1) jumatberkah (15) kajian (1) kegiatan (31) Kegiatan Peresmian Majlis Penghapal Alqur'an Al Hafidz Oleh Pj.walikota Sukabumi (1) Keistimewaan Rajab (1) kisah Uwais Alqarni Penghuni Langit (1) Kurban 1445H (1) Laporan kegiatan Tahunan (1) Literasi (44) Literasi Dunia Islam (1) Literasi Dunia Islam peristiwa penting diBulan Rajab (1) Literasi Puasa Qadha Ramadhan (1) Literasi Tips jaga keluarga harmonis (1) Ngaji online (1) pembangunan (4) Pembinaan Diri (1) pengajian (2) Penyaluran infak zakat sedekah (1) Peringatan Hari besar Islam Maulid Nabi Muhammad Saw 1446 H / 27 sep 2024 M (1) program (4) program Bina Taqwa (3) Program kado lebaran dan THR Yatim dan Keluarga Pra Sejahtera (1) Program Kurban (1) program muharram (2) progres pembangunan Tahap 3 Ruang MPQ (1) qurban (6) ramadhan (1) Ramadhan Amalan Ramadahan (1) rumahbelajar (3) santunan (14) Sedekah Al-Qur'an (1) sedekahjumat (5) sedekahyatim (3) Tadabur (1) Tadarus (1) tentang bulan syawwal (1) tentang pristiwa di bulan syawwal (1) yamuti (2) yatimdhuafa (1) yatimpeduli (2) yatimpeduliu (1) zakat (3)