Tebar Manfaat Akhir Tahun 2023
"Bakti Kadeudeuh Nu Jadi Panutan" : Kemeriahan Peringatan Hari Ibu di Yayasan Griya Bina Yamuti
Sukabumi, 24 Desember 2023 - Yayasan Griya Bina Yamuti (GBY) menjadi saksi kehangatan peringatan Hari Ibu yang mengusung tema "Bakti Kadeudeuh Nu Jadi Panutan." Acara berlangsung meriah pada hari Ahad, dihadiri oleh berbagai pihak penting, termasuk Ibu Pj. Walikota Sukabumi - Diana Rahesti Kusmana, Lurah Dayeuhluhur - Supardi, serta Ketua Koordinator UMKM Jabar Juara - Sri Fuji Rahayu Darmanto.
Antusiasme terpancar dari partisipan yang hadir, termasuk 17 ibu wali yatim, 27 anak-anak yatim, dan segenap relawan yayasan. Acara diawali dengan penampilan meriah Marawis oleh anak-anak Griya Bina Yamuti di bawah bimbingan ust. Rijal. Suara merdu anak-anak ini membawa kehangatan di antara para hadirin.
Kemudian, suasana dilanjutkan dengan senandung ayat suci Al-Quran yang disajikan oleh ananda Ahmad Rivai dan Reniva. Kedua anak tersebut menghadirkan keindahan lantunan ayat-ayat suci sebagai bentuk penghormatan kepada ibu-ibu yang berjasa.
Sambutan dari Ketua Griya Bina Yamuti, Nandang Suwanda, S.Ip, menekankan peringatan Hari Ibu di yayasan sebagai tradisi yang memotivasi anak-anak untuk lebih bersyukur dan menghargai pengorbanan para ibu dalam membesarkan keluarga serta memberikan warna dalam kehidupan sehari-hari.
Bunda Diana Rahesti Kusmana, Ibu Pj. Walikota Sukabumi memberikan pesan penting kepada seluruh tamu undangan yang hadir mengenai Hari Ibu sebagai momentum apresiasi kepada kaum ibu dalam memperjuangkan kehidupan keluarga. Beliau menekankan bahwa jika perempuan Indonesia berdaya, maka Indonesia akan maju.
Puncak acara terjadi saat penyerahan penghargaan "Bakti Kadeudeuh Nu Jadi Panutan." Penghargaan kali ini diberikan kepada Ibu Ida dari Baros sebagai bentuk pengakuan atas dedikasinya yang luar biasa. Ibu Ida dianggap sebagai panutan dalam bakti kepada keluarga dan masyarakat sekitar.
Acara ditutup dengan penuh makna, yaitu gunting pita oleh Ibu Pj. Walikota Sukabumi. Tanda dimulainya pembangunan kembali Lantai Dua GBY untuk Majelis Penghafal Quran. Tindakan simbolis ini mencerminkan komitmen yayasan dalam terus memberikan fasilitas yang lebih baik bagi perkembangan anak-anak dan kelangsungan program penghafalan Al-Quran.
Peringatan Hari Ibu di Yayasan Griya Bina Yamuti bukan sekadar perayaan, tetapi juga momentum refleksi, apresiasi, dan motivasi bagi semua yang terlibat. Tema "Bakti Kadeudeuh Nu Jadi Panutan" menjadi pengingat akan pentingnya peran ibu dan inspirasi bagi generasi muda untuk melanjutkan perjuangan dan bakti kepada keluarga dan masyarakat.
Yayasan Griya Bina Yamuti Kembali Membangun Ruangan Majelis Penghafal Quran
Pembangunan selanjutnya melibatkan pemasangan lantai keramik, memberikan sentuhan estetika dan kenyamanan dalam lingkungan MPQ. Ruangan ini tidak hanya menjadi tempat untuk belajar menghafal Al-Quran, tetapi juga sebagai tempat berkumpulnya para penghafal untuk saling berinteraksi, memperkuat tali persaudaraan, dan berbagi pengalaman dalam perjalanan penghafalan Quran.
Majelis Penghafal Quran bukan hanya sekadar ruang fisik, melainkan sebuah inisiatif penting dalam persiapan Generasi Qurani. Tujuan utamanya adalah menciptakan lingkungan yang mendukung dan mendorong anak-anak binaan untuk menghafal Al-Quran. MPQ di Yayasan Griya Bina Yamuti bukan hanya menjadi tempat untuk menguasai ayat-ayat suci, tetapi juga sebagai pusat pembinaan karakter dan spiritualitas.
Mengingat pentingnya peran MPQ dalam membentuk generasi yang cinta Al-Quran, Yayasan Griya Bina Yamuti mengajak masyarakat untuk turut berperan serta dalam mendukung pembangunan ini. Donasi dari masyarakat sangat diharapkan agar proses pembangunan dapat berjalan lancar dan MPQ menjadi tempat yang optimal untuk membimbing dan membina anak-anak binaan menjadi generasi Qurani yang berintegritas dan berkontribusi positif bagi masyarakat.
Dalam spirit kebersamaan, mari bersama-sama wujudkan mimpi Yayasan Griya Bina Yamuti untuk mencetak generasi penghafal Al-Quran yang berilmu, berakhlak, dan menjadi kebanggaan bagi umat dan bangsa. Donasi Anda adalah investasi untuk masa depan yang lebih baik dan terang benderang. Mari kita bergandengan tangan dalam mendukung pembangunan Ruangan Majelis Penghafal Quran.
SOLUSI SEGALA PERMASALAHAN
#YGBYPEDULI #peduli #kebahagiaan #peduliyatim #peduliDhuafa #pedulisesama #Sedekah #sedekahyuk #infak #zakat #Sedekahjumat #zakatmal #infak #Donasi#donasiPembangunanRuangMajlisPenghapalAlquran
#yatim #dhuafa
Wanita Mulia pendamping Nabi Muhammad
KHADIJAH BINTI KHUWAILID WANITA TERMULIA
Dialah istri Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam. Sang Ummul Mukminin, ibunda bagi kaum mukmin. Pejuang Islam pertama yang selalu berdiri di sisi Rasulullah, baik di kala suka maupun duka, sampai Izrail menjemput ruhnya dengan berita yang indah—surga tempat kembalinya.
Khadijah merupakan wanita yang lahir dari keluarga yang kaya raya dan terpandang. Namun, berkat tempaan akhlak yang mulia, sifat yang tegas, kecerdasan yang tinggi dan mampu menghindari dari hal-hal yang tercela, membuat dirinya dikenal sebagai Ath-Thahirah (wanita suci).
Sebagai seorang istri, sosok Khadijah tidak pernah lepas dari gambaran wanita yang setia, sebab ia rela mengorbankan harta, pikiran, jiwa dan raga bagi kepentingan dakwah Rasulullah, sekalipun ia harus menderita karenanya. Semua perjuangan itu menjadikan Khadijah sebagai salah satu wanita yang paling mulia di hadapan Allah.
Dalam sebuah hadits disebutkan, bahwa Jibril pernah menemui Rasulullah dan berkata kepada beliau,
"Wahai Rasulullah, Khadijah sebentar lagi akan datang sambil membawa bejana berisi lauk pauk, makanan dan minuman. Maka, jika ia telah tiba, sampaikan salam untuknya dari Rabbnya dan dariku. Dan sampaikan pula kabar gembira untuknya, yaitu sebuah rumah dari mutiara-mutiara di surga. Tidak ada keributan di dalamnya dan tidak pula ada kepayahan." (HR. Bukhari)
Begitu teguhnya iman Khadijah pada Allah, kemuliaan akhlaknya sebagai seorang istri dan ketulusan cintanya kepada Rasulullah membuat Rasulullah tak dapat melupakannya sekalipun Khadijah telah lama wafat.
Diriwayatkan dari Aisyah, bahwa ia berkata, "Rasulullah hampir tidak pernah keluar dari rumah sehingga beliau menyebut-nyebut kebaikan tentang Khadijah dan memuji-mujinya setiap hari.
Aku cemburu dan berkata, 'Bukankah ia seorang wanita tua yang Allah telah menggantikannya dengan yang lebih baik untuk engkau?'
Maka Rasulullah marah sampai berkerut dahinya, kemudian bersabda, 'Tidak! Demi Allah, Allah tidak memberiku ganti yang lebih baik darinya! Sungguh ia telah beriman saat manusia mendustakanku, menolongku dengan hartanya di saat manusia menjauhiku dan dengannya Allah mengkaruniakan anak padaku, tidak dengan wanita (istri) yang lain.'
Aku pun berjanji untuk tidak menjelek-jelekkannya selama-lamanya."
Bulan ini di Indonesia sbg rasa sukur pada Allah diperingati Dg Hari Ibu tiap tg 22 Des pd tiap tahunnya.
Pada bulan ini Yayasan griya bina yamuti memprogramkan, selain kegiatan rutin jumat berkah (doa bersama,ngaji, santunan), program melanjutkan pembangunan Majlis penghapal Alquran, Program Rihlah bersama yatim dhuafa, Program peduli ibu Hebat dimomen hari ibu.
#TerimakasihIbu #Gbypeduli #peduliyatim #pedulisesama #pedulidhuafa #sedekah #sedekahsubuh #sedekahjumat #donasipembangunan
#donasipembangunankumpulsaatIni25.750.000,
#wakafAlquran










