DOA-DOA PADA ISRA MIRAJ YANG PERLU KITA KETAHUI DAN PANJATKAN

 بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْم  

Dengan nama Allah yang Maha Murah Dan Yang Maha Asih


سُبْحٰنَ الَّذِيْۤ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَـرَا مِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَ قْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَا ۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ

"Maha Suci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidilaqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat."

(QS. Al-Isra' 17: Ayat 1)


Isra Miraj sendiri dapat diartikan sebagai perjalanan satu malam yang dilakukan oleh Rasulullah saw. Rasul Saw. melakukan perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, kemudian dari Masjidil Aqsa Rasul saw. melakukan perjalanan ke Sidratul Muntaha di langit ketujuh.

Sebagai seorang muslim, kita berkewajiban untuk mengimani peristiwa Isra Miraj. Selain itu, ada hal yang penting bisa kita lakukan dalam menyambut kedatangan Isra Miraj. Pesan perjalanan ini adalah pentingnya Solat, Selain itu memperbanyak zikir, sedekah, salat sunah, berpuasa sunah, dan membaca Al-Qur’an, hal lainnya yang bisa kerjakan adalah berdoa.  


Dalam memperingati Isra Miraj, rupanya ada doa-doa yang bisa kita panjatkan. Doa-doa ini bisa kita panjatkan setelah mendirikan salat atau bisa juga berdoa di waktu-waktu mustajab. Berikut doa-doanya:


1. Doa Agar Disucikan Diri

Allahumma thohhir lisaanii minal kadzibi wa qolbii minan nifaaqi wa ‘amalii minar riyaa-i wa bashorii minal khiyaanati fa innaka ta’lamu khoo-inatal a’yuni wa maa tukhfish shuduuru.

“Ya Allah, sucikanlah lisanku dari dusta, sucikanlah hatiku dari kemunafikan, sucikanlah amalku dari riya, sucikanlah penglihatanku dari khianat, sesunguhnya Engkau mengetahui pengkhianatan mata dan apa yang disembunyikan oleh hati.”


2. Doa Agar Dirahmati dan Dikabulkan Doa-Doa

Allahumma inni as'aluka bi musyahadati asraril muhibban, wa bil khalwatil lata khashshashta biha sayyidal mursalin hina asraita bihi lailatas sabi'i wal 'isyrin an tarhama qalbiyal hazina wa tujiba da'wati ya akramal akramin.

Artinya: “Ya Allah, dengan keagungan diperlihatkannya rahasia-rahasia orang-orang pecinta, dan dengan kemuliaan khalwat (menyendiri) yang hanya Engkau khususkan kepada pimpinan para rasul, ketika Engkau memperjalankannya pada malam 27 Rajab, sungguh aku memohon kepada-Mu agar Kau merahmati hatiku yang sedih dan Kau mengabulkan doa-doaku, wahai Yang Maha Memiliki kedermawanan.”


3. Doa Zikir Memohon Ampunan

Astaghfirullahal ‘adzim alladzi laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyum wa atubu ilaih.

Artinya: “Aku meminta ampunan kepada Allah yang Maha Agung yang tidak ada Tuhan selain Dia yang Maha Hidup dan berdiri sendiri. Aku bertaubat kepada-Nya.”

Itulah beberapa contoh doa yang bisa kita panjatkan saat Isra Miraj. Semoga bisa menginspirasi dan memotivasi untuk memperbanyak doa disaat Isra Miraj.

Jangan lupa, agar semakin berkah momen Isra Mirajnya tunaikan pula sedekah sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah Swt. Bapak ibu Sahabat bisa menunaikan sedekahnya melalui rekening  BSI:2217081947 an Yayasan Griya Bina Yamuti.


#IsraMiraj #sedekah

#sedekahsubuh #infak

#donasi #yuksedekah #yatim #dhuafa

#wakafproduktif #wakafpembangunanAsrama

#wakafpembangunanMajlispenghapalQur'an


Share:

Laporan kegiatan Jumat berkah 02-02-02


Jazaakumullaahu Khoiron🤗


Laporan kegiatan Jum'at berkah

02-02-2024Juber 02-02-2024

Assalamu'alaikum Ayah Bunda sahabat Dermawan🙏🏻😊, Alhamdulillah puji syukur senantiasa kita panjatkan kepada Allah SWT, Terima kasih pada semua yang senantiasa mendukung dan membantu Adik-adik Yatim & Dhuafa di Yayasan, Berkah kebaikan hatinya Alhamdulillah Istighotsah doa Bersama & Santunan istiqomah berjalan dengan penuh hikmah, semangat. Semoga Allah Swt senantiasa menolong Ayah Bunda sahabar sebagaimana pertolongan-Nya untuk Adik-adik Yatim & Para Dhuafa...🙏🏻🤲🏻

*Bismillah...Allahumma sholi 'ala Muhammad Ya Allah karuniakan keberkahan ilmu, harta, rezeki Bagi keluarga Ayah Bunda sahabat yang baik hati, tambahkanlah nikmat dan Rahmat atas rasa syukur beliau dengan membahagiakan Adik-adik Yatim & Dhuafa, Do'a tulus kami jagalah beliau agar senantiasa sehat, panjang umur, bahagia lahir bathin bertambah rezeki dan kebaikannya, selalu lancar segala urusannya, sukses dan qobul segala hajatnya serta istiqomah dalam kebaikan membantu sesama.... Aamiin Ya Allah * 🤲🏻

#Yuk Sedekah, Infaq, Fidyah, Donasi di GBY #santunanyatimdhuafa #yatim #Dhuafa 

#Yayasan griya bina yamuti

Informasi :

Www.griyabinayamuti.or.id

https://www.instagram.com/reel/C258rvJSABO/?igsh=bTJhaW9kcGs2bXlv 

Share:

Jalan diberkahi Dunia dan Akhirat dengan Keajaiban Sedekah


Sedekah Jalan diberkahi Dunia dan Akhirat  Program kegiatan bulan Rojab-Romadhon





Assalamualaikum Wr.Wb.


Ayah bunda Sahabat, ternyata sedekah yang kita tunaikan bisa mendatangkan keajaiban? Ya, Allah Azza wa Jalla akan memberikan banyak keajaiban sedekah kepada kita apabila kita bersedekah dengan ikhlas untuk meraih keridaan-Nya.


Perlu kita ketahui, bahwa sedekah adalah salah satu amalan yang dicintai Allah. Sedekah sendiri terbagi menjadi dua jenis, yakni: sedekah yang hukumnya wajib seperti zakat, membayar kafarat, menafkahi keluarga, dan lain sebagainya. Ada juga sedekah yang hukumnya sunah seperti sedekah makanan, sedekah ilmu, sedekah tenaga, dan lain sebagainya.

Lalu apa sajakah keajaiban sedekah yang akan kita dapatkan? Berikut penjelasannya!


1. Hidup Akan Semakin Berkah

Keajaiban sedekah yang akan kita dapatkan adalah keberkahan hidup. Berkah berarti mendapat karunia dari Allah. Karunia ini akan diraih apabila kita berbuat baik kepada sesama. Nabi Muhammad saw. bersabda:

"Setiap persendian manusia wajib disedekahi, setiap hari yang padanya matahari terbit. Beliau bersabda,’Mendamaikan antara dua orang (yang berselisih) adalah sedekah, membantu seseorang dalam masalah kendaraannya lalu menaikannya ke atas kendaraannya atau mengangkat barang bawaannya ke atas kendaraannya adalah sedekah.’ Beliau bersabda, ‘(Mengucapkan) kalimat yang baik adalah sedekah, setiap langkah yang dia berjalan menuju masjid untuk salat adalah sedekah dan menyingkirkan gangguan dari jalan adalah sedekah.’" (H.R. Bukhari dan Muslim)


2. Akan diberkahi dunia akhirat

"infakkan hartamu di jalan Allah, maka Allah-lah akan beri ganti di dunia & akhirat." (Ibnu Katsir ra.)


Sahabat, itulah beberapa keajaiban sedekah yang perlu kita ketahui. Semoga setelah membaca tulisan ini bisa menambah semangat kita menjadikan sedekah, infak sebagai kebiasaan baik kita sehari-hari.

Sahabat bisa menunaikan sedekah hariannya melalui Yayasan griya bina yamuti.


Ke Rekening BSI: 2217081947

An griya bina yamuti


Yayasan Griya Bina Yamuti  siap menyalurkan sedekah Ayah bunda Sahabat kepada mereka yang membutuhkan.


#pedulisesama #sedekah #infak #donasi #yuksedekah #fidyah

#peduliyatim #pedulidhuafa







Share:

Silaturahmi

Alhamdulillah...

"Silaturahmi adalah jembatan emas yang menghubungkan hati, mempererat tali persaudaraan. Dalam kebersamaan, kita temukan kebijaksanaan untuk saling menguatkan dan tumbuh bersama."
.
Di tengah hiruk-pikuk kehidupan yang dinamis seringkali dipenuhi oleh kesibukan dan kesulitan, silaturahmi muncul sebagai jembatan kebersamaan dan keharmonisan antarindividu. Kata "silaturahmi" tidak sekadar merujuk pada pertemuan fisik, melainkan lebih dari itu, ia mengandung nilai-nilai kehangatan, persaudaraan, dan saling peduli.
.
Sebuah hadist:
"Siapa yang suka dilapangkan rizkinya dan dipanjangkan umurnya hendaklah dia menyambung silaturrahmi." (HR. Bukhari)
.
Di tingkat lebih luas, seperti dalam komunitas atau masyarakat, silaturahmi berperan sebagai perekat yang menggerakkan roda solidaritas. Pertemuan-pertemuan rutin, kegiatan bersama, dan saling mendukung dalam kebaikan menciptakan lingkungan yang penuh kehangatan dan gotong royong. Melalui silaturahmi, masyarakat dapat bersama-sama mengatasi berbagai tantangan dan menjalani hidup dengan lebih bermakna.
.

Alhamdulillah pada hari ini kami pengurus yayasan griya bina yamuti bisa bersilaturahim Ke Bp.Achmad Fahmi selaku periode Walikota 2018-2023, dan kami doqkan semoga beliau pasca kecelakaan tunggal dikaruniakan kesehatan dengan sehat paripurna serta bisa beraktivitas kembali seperti biasa Aamin
.
Alhamdulillah, "Beliau mendoakan & support kegiatan program Yayasan dan untuk RMPQ (Ruang Majlis Penghapal Qur'an) Insyaa Allah".
.
.
#Silaturahmi
#peduli #peduliyatim #pedulidhuafa
#sedekah #infak #donasi #yuksedekah

Rek yayasan:
BSI:221708194
An yayasan griya bina yamuti

Informasi:
Ig:griyabinayamuti
Youtube:griyabinayamuti

Share:

GOLONGAN YANG BOLEH TAK PUASA TAPI WAJIB BAYAR FIDYAH

Waktu terus berjalan 11 Rajab 1445H , tak terasa Ramadan tinggal menghitung hari. Sudahkah kita siap menyambut bulan yang suci penuh keberkahan? Kita tahu, bahwa di bulan Ramadan setiap muslim wajib melaksanakan puasa selama satu bulan penuh. Namun tahukah Sahabat, ternyata ada 4 golongan yang dibolehkan tidak berpuasa dan cukup membayar fidyah? Mari kita simak penjelasannya dalam tulisan ini!

Dalil Wajibnya Puasa Ramadan

Sebelum kita membahas siapa saja golongan tersebut, kita perlu tahu terlebih dahulu dalil kewajiban puasa Ramadan yang disandarkan pada firman-Nya berikut ini:

"Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa." (Q.S. Al-Baqarah: 183).

Berdasarkan pada ayat tersebut, kita ketahui bahwa puasa di bulan Ramadan itu hukumnya wajib. Jika wajib, maka akan berdosa apabila ada yang tidak mengerjakannya karena sengaja dan bukan karena alasan yang syar'i.


Senada dengan hal tersebut, Muhammad Jawad Mughniyah dalam kitabnya yang berjudul Al-Fiqh 'ala al-madzahib al-khamsah menyatakan bahwa semua ulama mazhab telah sepakat bahwa puasa Ramadan itu hukumnya wajib bagi setiap mukalaf atau orang yang sudah dikenai beban syariat.


Puasanya Orang yang Mukalaf dan Mumayiz

Lalu, apa yang dimaksud dengan mukalaf itu?

Secara umum, mukalaf berarti orang yang telah balig dan berakal. Setiap muslim yang telah mukalaf, maka wajib berpuasa Ramadan, jika tidak ia akan berdosa. Namun, semua ulama mazhab telah sepakat bahwa orang yang gila atau kehilangan akalnya tidak wajib menjalankan puasa. Apabila misalnya ia berpuasa, maka puasanya tidak sah dan tidak diterima.

Karena puasa ini untuk mereka yang sudah balig, maka sebenarnya anak kecil yang belum balig belum memiliki kewajiban untuk berpuasa. Hanya saja, apabila anak-anak mengerjakan puasa, puasanya dianggap sah dan diterima dengan syarat anak tersebut sudah mumayiz.


Mumayiz sendiri merupakan kondisi anak yang sudah bisa membedakan hal yang baik dan yang buruk. Selain itu, mengajari anak berpuasa pun menjadi bentuk pendidikan Islam sejak kecil.

Ada hal yang perlu kita perhatikan dalam puasa Ramadan ini. Mereka yang wajib berpuasa Ramadan adalah orang-orang yang memang mampu mengerjakannya dan tidak sedang haid atau nifas bagi perempuan muslimah.


Golongan Orang yang Boleh Tidak Berpuasa Ramadan

Ayah Bunda Sahabat, sekarang kita akan mempelajari siapa saja golongan orang yang boleh tidak berpuasa Ramadan, tetapi wajib diganti dengan membayar fidyah.

Seperti yang disampaikan oleh Sayyid Sabiq dalam kitabnya yang berjudul Fiqh Sunnah, ada 4 golongan yang boleh tidak berpuasa Ramadan tetapi wajib diganti dengan fidyah.

Fidyah sendiri merupakan penebusan atas puasa yang ditinggalkan karena alasan-alasan yang dibenarkan oleh syariat Islam. Cara fidyah adalah dengan memberi makan fakir miskin sejumlah hari puasa yang ditinggalkan.


Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

اَيَّامًا مَّعْدُوْدٰتٍۗ فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَّرِيْضًا اَوْ عَلٰى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ اَيَّامٍ اُخَرَ ۗ    وَعَلَى الَّذِيْنَ يُطِيْقُوْنَهٗ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِيْنٍۗ  فَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَّهٗ ۗ    وَاَنْ تَصُوْمُوْا خَيْرٌ لَّكُمْ اِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ 

"(Yaitu) beberapa hari tertentu. Maka, siapa di antara kamu sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), (wajib mengganti) sebanyak hari (yang dia tidak berpuasa itu) pada hari-hari yang lain. Bagi orang yang berat menjalankannya, wajib membayar fidyah, (yaitu) memberi makan seorang miskin. Siapa dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, itu lebih baik baginya dan berpuasa itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui."
QS. Al-Baqarah[2]:184

1. Lansia

Mereka yang telah lansia atau sudah tua renta boleh tidak mengerjakan puasa Ramadan. Namun, mereka wajib membayar fidyah. Hal tersebut seperti yang dismapaikan oleh Rasulullah saw. dalam hadis berikut ini:

Ibnu Abbas r.a. mengatakan, "Orang tua diperbolehkan untuk berbuka. Sebagai gantinya, ia memberikan makanan kepada satu orang miskin untuk setiap harinya. Ia tidak wajib mengqadanya." (H.R. Daruquthni dalam Sunan Daruquthni dan Hakim dalam Mustadrak Hakim. Keduanya mengatakan hadits ini memiliki sanad yang shahih).

2. Perempuan yang Kondisinya Lemah

Selain lansia, perempuan yang kondisinya lemah pun boleh tidak berpuasa Ramadan dan wajib mengganti dengan membayar fidyah. Maksud dari perempuan yang kondisinya lemah itu adalah mereka yang sedang hamil dan menyusui.

Jika berpuasa, maka dikhawatirkan akan mengganggu kondisi kesehatan perempuan tersebut atau anaknya yang sedang dikandung. Hal tersebut mengacu pada firman Allah Swt. dalam surah Al Baqarah ayat 184 berikut ini:

"Dan bagi orang yang berat menjalankannya, wajib membayar fidyah, yaitu memberi makan seorang miskin."

Meski begitu, ada hal yang perlu kita perhatikan terkait golongan ini. Fidyah bagi perempuan yang sedang hamil dan menyusui rupanya ada perbedaan pendapat di kalangan ulama.


Menurut pendapat dari mazhab Hambali dan Syafi'i, perempuan yang tengah hamil dan menyusui wajib membayar fidyah apabila hanya khawatir terhadap anak yang dikandungnya saja. Namun, jika khawatir terhadap dirinya dan anaknya secara bersamaan, maka tetap harus mengqada puasa Ramadannya tanpa membayar fidyah.

Sementara menurut Mazhab Maliki, fidyah hanya wajib bagi wanita yang menyusui saja, bukan untuk yang sedang hamil. Sedangkan menurut mazhab Hanafi, fidyah tidak diwajibkan secara mutlak.

3. Orang yang Sakit Menahun

Puasa Ramadan juga tidak wajib bagi mereka yang memiliki penyakit menahun yang memang sulit untuk disembuhkan. Hal tersebut diungkapkan oleh Sayyid Sabiq yang merupakan ulama Syafi'iyah.

Menurutnya, orang yang sakit menahun akan merasa berat untuk menjalankan puasa, apalagi jika sakitnya parah. Mereka yang sakit menahun dan kondisinya parah disamakan hukumnya dengan orang yang sudah renta/lansia. Maka, ia wajib membayar fidyah tanpa harus mengqada puasa Ramadannya.

4. Para Pekerja Berat

Golongan yang terakhir adalah para pekerja berat. Maksud dari pekerja berat itu adalah orang yang bekerja menggunakan tenaganya. Mereka bekerja sangat berat hingga menguras tenaganya dan hanya itu saja satu-satunya mata pencaharian mereka.

Menurut Sayyid Sabiq, para pekerja berat diperbolehkan meninggalkan puasa Ramadan apabila memang benar-benar tidak sanggup untuk berpuasa dan jika berpuasa akan mengancam keselamatannya. Namun, mereka wajib membayar fidyah sebagai gantinya.

Hukum meninggalkan puasa Ramadan bagi para pekerja berat ini disamakan dengan para lansia dan orang yang sakit menahun. Namun, ada juga pendapat ulama lain yang mengatakan bahwa para pekerja berat tidak wajib membayar fidyah, mereka hanya wajib mengqadanya di bulan yang lain.


Itulah penjelasan seputar 4 golongan yang boleh tidak berpuasa Ramadan tetapi wajib membayar fidyah. Mudah-mudahan bisa menambah wawasan Sahabat menjelang memasuki bulan Ramadan.


Cara menghitung Fidyah:


Yakni Cara menghitung fidyah sangat mudah, 1 hari 1 mud atau setara dengan 3/4 liter makanan pokok. Jika anda meninggalkan 1 hari puasa maka fidyahnya adalah memberi makan 3x sehari kepada fakir miskin. Jika dikonversikan sekali makan sebesar Rp.15.000,- maka untuk nominal fidyah sebesar Rp.45.000,- untuk 3x makan mustahik dalam sehari lengkap dengan lauk /atau (mungkin bisa lebih bagaimana kebiasaan terbaik yang kita makan misal makan sekali Rp.25.000, dan seterusnya x 3 kali makan = Rp.75.000)


Bagi Sahabat atau keluarga yang masih memiliki kewajiban fidyah tetapi belum ditunaikan, Sahabat bisa menitipkan fidyahnya melalui Yayasan Griya bina yamuti. Yayasan griya bina yamuti siap menyalurkan fidyah Ayah bunda Sahabat atau keluarga kepada kaum fakir miskin. 

Salurkan melalui rekening BSI :2217081947 an

Yayasan griya bina yamuti (ket titipan fidyah)

Share:

Kegiatan Bulan Desember

Label

Kegiatan Terbaru

Maksiat Menghalangi ketaatan.

Hati manusia memiliki cahaya yang membuatnya mampu melihat kebenaran dan membedakan jalan kebaikan. Namun, cahaya itu dapat tertutup ol...

Label

artikel (1) berita (13) cinta tanah air momen kemerdekaan (2) dan Kegiatan Silaturahim Penerima Manfaat anak-anak yatim piatu Binaan (2) doa akhir tahun & awal tahun (1) donasiyatim (17) Dongeng (6) Dzulqa'dah (1) gerebek (15) Hikmah kelompok yang tidak diwajibkan solat (2) Hikmah orang yang Bakhil (1) hikmah Selepas Ramadhan (1) infak (7) Inspirasi (3) inspirasi silataruhiim pembukaan rekening Bank Bagi anak-anak yang dimuliakan Rasullulloh (1) Inspirasi tentang liburan lebih produktif (1) jumatberkah (15) kajian (1) kegiatan (31) Kegiatan Peresmian Majlis Penghapal Alqur'an Al Hafidz Oleh Pj.walikota Sukabumi (1) Keistimewaan Rajab (1) kisah Uwais Alqarni Penghuni Langit (1) Kurban 1445H (1) Laporan kegiatan Tahunan (1) Literasi (44) Literasi Dunia Islam (1) Literasi Dunia Islam peristiwa penting diBulan Rajab (1) Literasi Puasa Qadha Ramadhan (1) Literasi Tips jaga keluarga harmonis (1) Ngaji online (1) pembangunan (4) Pembinaan Diri (1) pengajian (2) Penyaluran infak zakat sedekah (1) Peringatan Hari besar Islam Maulid Nabi Muhammad Saw 1446 H / 27 sep 2024 M (1) program (4) program Bina Taqwa (3) Program kado lebaran dan THR Yatim dan Keluarga Pra Sejahtera (1) Program Kurban (1) program muharram (2) progres pembangunan Tahap 3 Ruang MPQ (1) qurban (6) ramadhan (1) Ramadhan Amalan Ramadahan (1) rumahbelajar (3) santunan (14) Sedekah Al-Qur'an (1) sedekahjumat (5) sedekahyatim (3) Tadabur (1) Tadarus (1) tentang bulan syawwal (1) tentang pristiwa di bulan syawwal (1) yamuti (2) yatimdhuafa (1) yatimpeduli (2) yatimpeduliu (1) zakat (3)