Cara meningkatkan kualitas diri


 Cara Meningkatkan Kualitas diri

Setiap manusia apalagi sebagai ummat Islam harus memiliki tekad dan usaha untuk terusmeningkatkan kualitas diri. Jika merasa ibadah masih kurang dan lebih seringmalas-malasan, maka belajarlah untuk memperbaikinya sedikit demi sedikit. Jika masihmudah marah, maka berusahalah untuk lebih menahan diri. Dan lain sebagainya.

Ayah bunda Sahabat, ketahuilah, sesungguhnya Allah Swt. itu sangat menyukaihamba-Nya yang suka bermuhasabah dan terus meningkatkan kualitas diri. AllahSwt. pun sangat menyukai hamba-hamba-Nya yang bertaubat dan meninggalkandosa-dosa yang telah diperbuatnya di masa terdahulu.

Rasulullah saw. bersabda, “Setiap bani Adam berbuat dosa dan sebaik-baik orang yang berbuat dosa adalah yang bertaubat.” (H.R. Ibnu Majah).

Begitulah tanda muslim sejati yang memiliki keimanan didalam jiwanya. Ia tak pernah melewatkan kesempatan untuk bertaubat. Ia pun terus meningkatkan kualitas dirinya dan berjalan ke arah yang lebih baik sesuaidengan yang disukai-Nya.

Mereka itulah yang memiliki keyakinan bahwa suatu saat nantikelak ia akan disidang di peradilan Allah Swt. Mereka pun sangat yakin bahwaapa yang dilakukan di dunia akan dimintai pertanggung jwabannya. Maka dari itu,mereka akan terus memperbaiki dirinya selama di dunia.

Pertanyaannya, apakah kita termasuk ke dalamnya?

Cara Meningkatkan Kualitas Diri

Kita memang tidak boleh diam dan membiarkan waktu berlalubegitu saja. Usia kita sejatinya semakin berkurang. Dan kita tidak tahu kapanajal akan menyapa kita. Sebelum kita benar-benar menyesal di akhirat nanti,maka kita harus bersegera memperbaiki diri dan berusaha untuk meningkatkankualitas diri.

Tapi, bagaimanakah caranya? Berikut ada beberapa cara yangbisa kita lakukan agar pribadi kita lebih berkualitas dari waktu ke waktu. Takhanya kualitas ibadah yang semakin baik, tetapi juga skill pun meningkat.


1. Lakukan SecaraBertahap

Kita memang tidak bisa mengubah semua yang ada dalam dirikita dalam satu waktu. Mungkin bisa saja, tetapi bisa menjadi sangat berat.Nah, solusinya kita bisa mengubahnya secara bertahap.

Mulailah mengubah dari hal yang menjadi prioritas kita.Misalnya, perihal salat. Jika salat masih sering telat atau bahkanbolong-bolong, maka coba perbaiki salat terlebih dahulu lalu istikamahlah. Jikasalat sudah aman, maka perbaikilah hal lainnya. Begitu seterusnya hingga pribadikita pun semakin berkualitas. Beberapa cara tahapan ini bisa membuat kita lebih kuat untuk bertahan dalam perubahan daripada misalnya tiba-tiba berubah 100%. Yang terpenting niatkan semua untuk mencari keridaan dari Allah SWT.


2. Berkecimpung dalamKomunitas yang Positif

Jika kita ingin istikamah menjadi pribadi yang baik danberkualitas, maka bergabunglah dalam komunitas yang positif. Dengan bergabungdengan komunitas yang positif, maka akan ada banyak orang yang mengingatkankita dalam kebaikan. Selain itu, program-program yang dibuat dalam komunitas punbisa membuat kita terlatih dan terbiasa melakukan hal-hal yang baik. Ini akan membuatkita tetap dalam lingkungan yang kondusif dan saling dukung.


3. Banyak Membaca danBelajar

Tidak ada alasan untuk belajar dan mencari ilmu. Kita bisa

mencari ilmu dari berbagai sumber. Misalnya dari buku, ceramah atau seminar,dan lain sebagainya. Media dan teknologi yang semakin beragam bisa membuat kita lebih mudah untuk mencari ilmu. Jadi, berhentilah malas dan mulailah menggali banyak ilmu.


4. Kelola Waktu dengan Baik

Aturlah waktu sebaik mungkin. Jangan habiskan waktu denganmelakukan hal yang sia-sia. Buatlah jadwal harian dan aturlah dengan bijaksesuai prioritasnya. Buatlah juga target-target pribadi yang mesti dicapai dihari itu. Dengan cara tersebut maka kita akan semakin tertantang untuk lebihbaik dari hari ke hari. Llau, fokuslah dengan apa yang kita telah buat.


5. Jaga KesehatanFisik dan Mental

Hal terpenting lainnya yang jangan sampai terlewat adalahmenjaga kesehatan fisik dan mental kita. Tanpa kesehatan fisik dan mental, makaakan sulit bagi kita untuk mencapai target pribadi yang berkualitas.

Jadi, berolahragalah, konsumsilah makanan dan minuman yangsehat, cukup tidur, serta hindari stres, emosi buruk, dan pikiran-pikiran negatif.Perbanyaklah zikir dan mengingat-Nya agar mental kita lebih sehat dan mendapatketenangan batin yang damai.


6. Perbanyak Doa

Yuk amalkan salah satu doa diwaktu pagi Dzikir dipagi hari


Sahabat, mohonlah kepada-Nya agar Ia meridai segala niatbaik kita untuk meningkatkan kualitas diri. Tanpa rida-Nya, maka semua akanberakhir sia-sia. Jadi, perbanyaklah berdoa agar kita tetap dalam keistikamahandan jalan hidayah-Nya. Memohonlah kepada-Nya agar kita tidak tergelincirkembali kepada jalan keburukan.

Itulah beberapa cara yang bisa kita lakukan agar bisameningkatkan kualitas diri. Bagaimana? Semoga menjadi ilmu dan dapat menjadi motivasi diri kita.


Ayah bunda sahabat yuk dukung kegiatan pembinaan yatim dhuafa di yayasan griyabinayamuti dengan ikut bersedekah terbaik

Melalui Rek : 2217081947

an Yayasan Griya Bina Yamuti


Konfirmasi :


6283164863628 Kang Nandang

+62 81299727533 Bp.Duduh


Share:

Tata Cara Menghitung Zakat Akhir Tahun


 


Tata Cara Menghitung Zakat Akhir Tahun


Zakat akhir tahun merupakan kewajiban yang harus ditunaikan bagi para muzakki yang telah memenuhi syarat wajib zakat. Muzakki sendirimerupakan istilah yang mengacu pada orang-orang yang telah dikenai kewajiban berzakat apabila telah mencapai batas minimal kepemilikan harta (nisab) dan telah mencapai waktu satu tahun (haul).

Zakat akhir tahun yang dikeluarkan oleh para muzakki kemudian disalurkan kepada mereka yang berhak mendapatkan zakat yang disebut dengan mustahik. Di dalam Al-Qur’an At-Taubah ayat 60, ada delapan golongan/asnaf yang berhak mendapatkan zakat, yakni: fakir, miskin, amil, mualaf, hamba sahaya, gharimin, fi sabilillah, dan ibnu sabil. Penjelasan terkait asnaf zakat ini bisa baca di sini.

Kembali ke zakat akhir tahun, zakat ini bisa ditunaikan dengan mengacu kepada kalender Hijriah atau dewasa ini bisa mengacu pada kalender Masehi. Jadi, apabila Sahabat memiliki harta atau usaha yang dimulai dari bulan Ramadan, maka ia bisa menunaikan zakat akhir tahunnya di bulan Ramadan kembali. Begitu pun misalnya jika kepemilikan harta atau usaha dimulai bulan Desember, maka zakat akhir tahunnya bisa ditunaikan di bulan Desember kembali. Intinya, haul zakat berlangsung selama 12 bulan.


Sementara itu, harta yang wajib dizakati haruslah milik pribadi dan merupakan harta yang bersumber dari hasil usaha yang halal. Artinya, jika zakat dari hasil mencuri, korupsi, menipu, dan yang sejenisnya maka Allah Swt. tidak akan menerima zakat tersebut dan zakatnya pun tertolak. Hal itu disampaikan dalam firman-Nya surah Al-Mu’minum ayat 51, “Wahai segenap manusia, sesungguhnya, Allah itu baik sehingga tidak akan menerima kecuali sesuatu yang baik …”

Macam-Macam Zakat Akhir Tahun

1. Zakat Emas atau Perak

Emas dan perak biasa digunakan untuk perhiasan. Namun, bisa juga dipergunakan untuk investasi. Jika emas dan perak yang dimiliki sudahmencapai nisab dan haul, maka wajib dikeluarkan zakat akhir tahunnya. Untuk emas, nisabnya adalah minimal telah mencapai 85 gram emasmurni. Sementara untuk perak, nisabnya adalah 595 gram. Keduanya memiliki kadar zakar sebanyak 2,5%.

Cara menghitung zakat emas atau perak:

Nilai harga emas/perak x 2,5%


2. Zakat Tabungan

Tabungan yang dimiliki pun wajib dikeluarkan zakatnya apabila memang jumlahnya telah mencapai nisab minimal 85 gram emas murni dan tabungan tersebut telah mencapai haul satu tahun. Kadar zakatnya pun sama 2,5%.

Cara menghitung zakat tabungan:

Saldo akhir tabungan – bunga (jika di bank konvensional) x 2,5%


3. Zakat Perdagangan

Di dalam hadits riwayat Abu Dawud, Rasulullah saw. memerintahkan kita untuk mengeluarkan zakat dari semua hal yang dipersiapkanuntuk perdagangan. Sehingga, jika kita berdagang dan hasilnya telah mencapai nisab minimal 85 gram emas murni dan usaha perdagangannya itu telah berlangsung satu tahun, maka ia wajib mengeluarkan zakat perdagangan.

Cara menghitung zakat perdagangan:

Nilai harga barang/modal yang diputar + laba + piutang lancar – utang jatuh tempo x 2,5%


4. Zakat Investasi Penyewaan Aset

Apabila kita memiliki  tanah, gedung, ruko, kontrakan, mesin produksi, alat transportasi, dan aset-aset lainnya yang disewakan, maka wajibdikeluarkan zakatnya setelah mendapatkan hasil dari penyewaan aset tersebut. Hal tersebut berdasarkan pada pendapat para ulama kontemporer seperti Abu Zahrah, Abdul Wahab Kholaf, dan Yusul Al Qordhowi.

Jadi, pada investasi penyewaan aset tidak ada haul satu tahun seperti zakat-zakat yang sebelumnya telah dibahas. Pada zakat investasi penyewaan aset, zakatnya dikeluarkan setelah menerima hasil penyewaan. Sementara itu, nisab-nya dianalogikan dengan zakat pertanian, yakni 520 kg beras.

Sementara itu, zakat investasi penyewaan aset tidak memasukkan unsur modalnya. Dan untuk kadar zakatnya terbagi menjadi dua, yakni:5% untuk penghasilan kotor dan 10% untuk penghasilan bersih.


Keuntungan hasil penyewaan aset – biaya operasional x 5% (untuk penghasilan kotor)

Keuntungan hasil penyewaan aset – biaya operasional x 10% (untuk penghasilan bersih)


5. Zakat Saham

Zakat saham dikeluarkan setelah memperoleh hasil dari saham yang diusahakan. Haulnya adalah satu tahun dengan nisabnya sebesar 85 gram emas.

Cara menghitung zakat saham:

Nilai kumulatif riil saham (booking value + dividen) x 2,5%

Untuk menunaikan zakat saham bisa klik di sini.

6. Zakat Perdagangan Hewan Ternak

Jika kita memiliki usaha perdagangan hewan ternak (sapi, kambing, unta) maka kita wajib mengeluarkan zakatnya apabila telah mencapai nisab 85 gram emas dan haul-nya setelah satu tahun berdagang hewan ternak.

Cara menghitung zakat perdagangan hewan ternak:

Laba + modal yang diputar/nilai harga hewan yang belum terjual + piutang – utang jatuh tempo x 2,5%


7. Zakat Perusahaan

Zakat perusahaan dikeluarkan oleh perusahaan yang dikelola secara bersama-sama oleh pengusaha muslim. zakat ini dikeluarkan dengan nisab 85 gram emas dan haul apabila telah mencapai satu tahun.

Cara menghitung zakat perusahaan:

(Aset lancar – utang jangka pendek) x 2,5%


Untuk menunaikan zakat perusahaan bisa

Melalui rek Bsi: 2217081947

An Yayasan Griya Bina Yamuti



Share:

Laporan Progres pembangunan Lanjutan Ruang Penghapal Al-Qur'an

Laporan Progres Pembangunan Ruang Penghapal Alquran dan Asrama Yatim Dhuafa sd tg 22 nop 2024

Alhamdulillah, kami sampaikan mendapatkan kemajuan yang cukup signifikan dalam pembangunan Ruang Penghapal Alquran dan Asrama Yatim Dhuafa di Griya Bina Yamuti. Berikut adalah laporan progres terbaru kami.

Mohon doa dan dukungan dari ayah bunda sahabat...



Progres pekanan semenjak melanjutkan pada tg 22 Oktober 2024- 21 Nop 2024:

  • Dinding: Pemasangan plester dan pengaciaan

  • Atap: pemasangan palfond

  • lantai : Pemasangan keramik

  • Tenaga kerja :  Dibantu 3 orang

Dokumentasi Visual: (Foto dan video terkait akan dilampirkan di bagian ini)

Progres pembangunan MPQ dan doa pada saat turun hujan

Rencana Kedepan:

  • Melanjutkan pemasangan plafond

  • Memulai pengecatan

Alhamdulillah mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua donatur dan sukarelawan yang telah mendukung program lanjutan tahap ke-3 Majlis Penghapal Alqur'an Semoga Allah SWT membalas kebaikan Ayah bunda semua Aamiin Yaa Rabbal A'lamiin

Share:

Tips Terhindar dari Perselingkuhan


Ayah bunda Sahabat, perselingkuhan adalah salah satu masalah terbesar yang dapat merusak pernikahan. Dalam pandangan Islam, perselingkuhan bukan hanya perbuatan yang
g sangat tercela, tetapi juga dapat menimbulkan dampak buruk yang menghancurkan keharmonisan keluarga dan kehidupan sosial.

Untuk itu, Islam mengajarkan kita beberapa cara agar dapat menghindari perbuatan tercela ini. Semoga kita pun dapat menjaga kesucian pernikahan dan kehormatan diri. Aamiin.

Agar Terhindar dari Perselingkuhan
Berikut beberapa langkah yang bisa kita lakukan agar terhindar dari perselingkuhan, disertai dengan dalil-dalil yang mendasarinya:

1. Memperkuat Iman dan Takwa

Langkah pertama Perselingkuhan sering kali terjadi karena lemahnya iman dan takwa. Seseorang yang dekat dengan Allah Swt. akan lebih mudah menjaga hatinya dari godaan. Dalam sebuah hadis, Rasulullah saw. bersabda:

“Sesungguhnya di dalam tubuh manusia terdapat segumpal darah, jika ia baik maka baiklah seluruh tubuh, dan jika ia rusak maka rusaklah seluruh tubuh. Itulah hati.” (H.R. Bukhari dan Muslim).

Oleh karena itu, memperkuat iman dan takwa kita dengan memperbanyak ibadah, seperti salat, membaca Al-Qur’an, berpuasa, bersedekah, mengkaji ilmu agama, dan berzikir, akan membuat hati kita lebih terjaga dan jauh dari godaan perselingkuhan.

2Menjaga Pandangan (Ghadhul bashar)

Langkah selanjutnya yang harus dilakukan untuk menghindari perselingkuhan adalah dengan menjaga pandangan. Ingat, pandangan adalah pintu pertama yang bisa membawa seseorang pada perbuatan yang tidak diinginkan (misalnya perselingkuhan).

Allah Swt. berfirman dalam Al-Qur’an, “Katakanlah kepada orang-orang yang beriman, ‘Hendaklah mereka menjaga pandangannya dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah Swt. Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.'” (Q.S. An-Nur: 30).

Dengan menjaga pandangan dari sesuatu yang haram, kita dapat terhindar dari perasaan atau keinginan yang bisa berujung pada godaan dan perselingkuhan.

3. Jaga Komunikasi dengan Pasangan

Komunikasi yang baik dengan pasangan sangat penting untuk menjaga keharmonisan pernikahan. Banyak masalah dalam rumah tangga, termasuk perselingkuhan, muncul karena kurangnya komunikasi yang sehat antara suami dan istri.

Rasulullah saw. bahkan telah mengajarkan kepada kita untuk selalu berinteraksi dengan penuh kasih sayang dengan pasangan:

“Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap istrinya, dan aku adalah orang yang paling baik terhadap istriku.” (H.R. Tirmidzi).

Dengan komunikasi yang terbuka, saling menghargai, dan saling memahami perasaan pasangan, kita dapat mencegah timbulnya rasa tidak puas yang dapat memicu perselingkuhan.

4. Menjaga Pergaulan dan Lingkungan

Lingkungan pergaulan juga sangat mempengaruhi seseorang dalam menjaga diri dari perbuatan dosa. Jika kita sering bergaul dengan orang-orang yang tidak menjaga norma agama, kita mungkin akan terpengaruh untuk melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Islam.

“Seseorang yang duduk (berteman) dengan orang sholih dan orang yang jelek adalah bagaikan berteman dengan pemilik minyak wangi dan pandai besi. Jika engkau tidak dihadiahkan minyak wangi olehnya, engkau bisa membeli darinya atau minimal dapat baunya. Adapun berteman dengan pandai besi, jika engkau tidak mendapati badan atau pakaianmu hangus terbakar, minimal engkau dapat baunya yang tidak enak.” (H.R. Bukhari dari Abu Musa).

Dengan memilih teman yang baik dan menjaga lingkungan yang positif, kita dapat terhindar dari godaan dan perbuatan yang bisa menjurus pada perselingkuhan.

5. Menjaga Ketaatan dalam Rumah Tangga

Ketaatan kepada suami atau istri juga menjadi faktor penting dalam menjaga kesetiaan. Menjaga perasaan pasangan dan memenuhi hak-hak mereka adalah salah satu cara untuk menghindari perselingkuhan.

“Jika seorang wanita melaksanakan lima waktu salat, berpuasa di bulan Ramadan, menjaga kehormatannya, dan taat kepada suaminya, maka ia akan masuk surga dari pintu mana saja yang ia kehendaki.” (H.R. Ahmad).

Dengan menjaga ketaatan dan memenuhi kewajiban dalam rumah tangga, kita menciptakan hubungan yang penuh cinta, kasih sayang, dan rasa saling menghargai, yang tentunya akan menghindarkan kita dari perselingkuhan.

6. Banyak Berdoa dan Memohon Perlindungan kepada Allah Swt.

Dengan kita selalu memohon perlindungan kepada Allah Swt. agar dijauhkan dari perbuatan yang dapat merusak hubungan pernikahan. Rasulullah saw. mengajarkan doa yang dapat kita amalkan untuk menjaga kehormatan diri.

“Allahumma inni a’udzu bika min sharri as-shaytanir-rajim, wa min sharri nafsi, wa min sharri kulli dabbatin anta akhidhun bināṣiyatiha, innā rabbī ‘alā ṣirāṭin mustaqīm.”

Artinya:

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan setan yang terkutuk, dari kejahatan diriku, dan dari kejahatan setiap makhluk yang Engkau kuasai takdirnya. Sesungguhnya Tuhanku berada di jalan yang lurus.” (H.R. Muslim).

Dengan berdoa dan memohon perlindungan Allah Swt., kita meyakini bahwa hanya dengan pertolongan-Nya kita dapat terhindar dari segala bentuk godaan, termasuk perselingkuhan.

Itulah beberapa cara yang bisa kita lakukan agar terhindar dari perselingkuhan. Semoga pernikahan yang dijalani Allah Swt. jaga dan menjadi pernikahan yang membawa pada sakinah, mawadah, serta rahmah.

Sahabat bisa bisa berbagi kebaikan dengan ikut bersedekah, Donasi melaui Yayasan griya bina yamuti
Rek Sedekah 
BSI : 2217081947 An Yayasan Griya Bina Yamuti

 #Peduliyatimdhuafa #donasipembangunanAsramayatimdhuafa
#PembangunanRuangMajelispenghapalAlQur'an 
Bersama hantarkan generasi sejahtera 

dikutip dari  Bunda Eka Purwita Rumah Zakat

Share:

Ah nanti saja


 "Ahh Nanti Saja.."


Bismillahirrahmanirrahiim

وَلَا تَقُوۡلَنَّ لِشَاىۡءٍ اِنِّىۡ فَاعِلٌ ذٰ لِكَ غَدًا

Wa laa taquulanna lishai'in innii faa'ilun zaalika ghadaa

"Dan jangan sekali-kali engkau mengatakan terhadap sesuatu, "Aku pasti melakukan itu besok pagi," 

QS. Al-Kahfi 18 Ayat 23

Sebagian dari manusia, ketika akan melakukan kebaikan selalu berkata

"Ahhh nanti saja.."

Kumandang Adzan telah menggema, sebenarnya tau kalau waktu sholat telah tiba dan bisa pula segera melaksanakan nya. Namun hati berkata "Ahh nanti saja.."

Tilawah yang seharusnya selesai dalam saat ini juga, namun enggan melakukannya dan berkata "Ahh nanti saja.."

Ketika membaca tabloid penerbit yayasan anak yatim yang bertuliskan "Salurkan sedekah anda untuk anak yatim melalui yayasan kami, mandirikan umat melalui zakat" . Ketika itu langsung melihat dompet yang sebenar nya cukup untuk sedekah, tapi lagi-lagi berkata "Ahh nanti saja.."

Karena telah hidup mapan dan tempat tinggal jauh dari orang tua, sang ibu sering mengirimkan pesan singkat untuk putra/putri nya untuk sekedar menanyakan kabar dan sedikit mengobati rasa rindu nya, sebenar nya si anak pun bisa langsung membalas pesan tersebut. Karena kesibukan dunia, akhir nya tetap saja berkata "Ahh nanti saja.."

Sang ayah yang sudah renta telah tak berdaya lagi menopang tubuh nya karena penurunan fungsi kondisi tulang-tulang di kaki nya. Sebenar nya si anak bisa saja meluangkan waktu untuk menjenguk dan mendo'akan ayah nya yang keadaan nya semakin memburuk.

Namun tetap saja berkata "Ahh nanti saja.."

Saat waktu termakan usia, begitu banyak tindakan yang di sesali nya ucapan "Ahh nanti saja.." apakah masih berlaku ketika pintu taubat telah ditutup

Ketika cambuk malaikat sudah di depan mata

Ketika tilawah tiada lagi berguna.

Ketika amalan sholat yang tak bisa lagi menolong

Ketika sedekah yang tak berarti lagi

Ketika sang ibunda telah terbujur lemah dengan mata tertutup berharap mendapat kabar bahagia dari putra-putrinya hingga akhir hayat nya dan Beliau kini tak bisa lagi mendo'akan mu

Ketika sang ayahanda tak mampu bernafas dan tak bisa berjumpa dengan putra putrinya hingga tutup usia, dan kini beliau tak bisa lagi engkau temui

Ketika sang anak putra putri tak mampu berdoa dan sangat kita banggakan belum sesuai harapan untuk mu

Menyesal percuma

Berduka, meratap tak ada lagi artinya.

Lalu masih kah di antara kita yang untuk melakukan KEBAIKAN masih berkata "Ahh, Nanti Saja.."

Renungi

Renungi 

Renungi..


Sedekah support program jumat berkah, sedekah pembangunan, wkaf sumur bor, wakaf Al-Qur'an

salurkan melalui:

BSI : 2217081947 An Yayasan griya bina yamuti

@Nasihathatdiri

Share:

Kegiatan Bulan Desember

Label

Kegiatan Terbaru

Hebatnya Sedekah di Balik Rintihan Sakaratul Maut Sahabat Nabi

Hebatnya Sedekah di Balik Rintihan Sakaratul Maut Sahabat Nabi Rasulullah SAW mengungkap rahasia di balik ucapan terputus-p...

Label

artikel (1) berita (13) cinta tanah air momen kemerdekaan (2) dan Kegiatan Silaturahim Penerima Manfaat anak-anak yatim piatu Binaan (2) doa akhir tahun & awal tahun (1) donasiyatim (17) Dongeng (6) Dzulqa'dah (1) gerebek (15) Hikmah kelompok yang tidak diwajibkan solat (2) Hikmah orang yang Bakhil (1) hikmah Selepas Ramadhan (1) infak (7) Inspirasi (3) inspirasi silataruhiim pembukaan rekening Bank Bagi anak-anak yang dimuliakan Rasullulloh (1) Inspirasi tentang liburan lebih produktif (1) jumatberkah (15) kajian (1) kegiatan (31) Kegiatan Peresmian Majlis Penghapal Alqur'an Al Hafidz Oleh Pj.walikota Sukabumi (1) Keistimewaan Rajab (1) kisah Uwais Alqarni Penghuni Langit (1) Kurban 1445H (1) Laporan kegiatan Tahunan (1) Literasi (44) Literasi Dunia Islam (1) Literasi Dunia Islam peristiwa penting diBulan Rajab (1) Literasi Puasa Qadha Ramadhan (1) Literasi Tips jaga keluarga harmonis (1) Ngaji online (1) pembangunan (4) Pembinaan Diri (1) pengajian (2) Penyaluran infak zakat sedekah (1) Peringatan Hari besar Islam Maulid Nabi Muhammad Saw 1446 H / 27 sep 2024 M (1) program (4) program Bina Taqwa (3) Program kado lebaran dan THR Yatim dan Keluarga Pra Sejahtera (1) Program Kurban (1) program muharram (2) progres pembangunan Tahap 3 Ruang MPQ (1) qurban (6) ramadhan (1) Ramadhan Amalan Ramadahan (1) rumahbelajar (3) santunan (14) Sedekah Al-Qur'an (1) sedekahjumat (5) sedekahyatim (3) Tadabur (1) Tadarus (1) tentang bulan syawwal (1) tentang pristiwa di bulan syawwal (1) yamuti (2) yatimdhuafa (1) yatimpeduli (2) yatimpeduliu (1) zakat (3)