Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun


Ayah bunda Sahabat, doa adalah salah satu bentuk penghambaan yang menunjukkan kebergantungan kita kepada Allah Swt. Dalam Al-Qur’an, Allah Swt. berfirman, “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu.” (Q.S. Ghafir: 60).

Rasulullah saw. juga bersabda, “Doa adalah senjata bagi orang yang beriman.” (H.R. Al-Hakim).

Melalui doa, kita dapat memohon ampunan atas dosa-dosa, bersyukur atas nikmat yang telah diberikan, dan memohon keberkahan untuk masa depan.

Berdoa di Akhir dan Awal Tahun

Momen akhir tahun adalah waktu yang tepat untuk bermuhasabah, mengevaluasi diri atas apa yang telah kita perbuat sepanjang tahun. Sementara itu, awal tahun menjadi kesempatan untuk memulai langkah baru dengan niat yang baik dan memohon pertolongan dari Allah Swt.

Sayidina 'Umar ibnu Khatab, ra. pernah menyatakan: “ Hasibu anfusakum qobla an tuwasabu .” Hisablah dirimu sebelum kamu dihisab, ini adalah dialektika seorang mukmin yang ingin meningkatkan kualitas hidup dengan mengintrospeksi diri. 

Sesungguhnya yang dimaksud dengan  muhasabah  menurut salah seorang ulama sufi, Abdillah al-Muhasibi, bahwa setiap Jiwa dihisab dengan akal, dan datangnya hisab itu berasal dari rasa takut akan kekurangan, ketakutan atas sesuatu yang akan merugikan, serta adanya keinginan untuk mendapatkan keuntungan.

 Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.”    (QS Al Hasyr (59): 18)

Sebenarnya tidak ada doa khusus yang bisa kita panjatkan saat pergantian tahun masehi. Sejatinya, kita bisa berdoa apa saja, selama doa yang kita utarakan berisi hal-hal yang baik. Misalnya, kita juga bisa memanjatkan doa-doa yang berasal dari kitab Hilyah Al-Abrar karya Syaikh Yusuf bin Ismail an-Nabhani. Doa-doa ini banyak digunakan sebagai panduan oleh para ulama untuk momen akhir dan awal tahun hijriah. Tidak ada salahnya jika kita pun menggunakan doa ini untuk dibaca saat akhir tahun dan awal tahun masehi.

Doa Akhir Tahun

“Allahumma ma ‘amiltu min dzanbin fī hadzihis-sanati wa lam tatubhu ‘alayya wa lā nasītuhu wa lam tansahu wa halamta ‘annī ba‘da qudratika ‘ala ‘uqubati wa da‘awtani ila tawbati min ba‘di jura’tī ‘alayka. Allahumma faghfir lī wa tub ‘alayya innaka anta al-ghafūr ar-raḥīm.”

Artinya:

“Ya Allah, dosa apa pun yang telah aku perbuat sepanjang tahun ini, dan aku belum bertobat darinya, sedangkan Engkau tidak lupa meskipun aku melupakannya, dan Engkau tetap bersabar terhadapku meskipun Engkau berkuasa menghukumku, serta Engkau mengajakku bertobat setelah aku berani melawan-Mu, maka ampunilah aku dan terimalah tobatku. Sungguh, Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Doa Awal Tahun

“Allahumma anta al-azalī al-qadīm wa hadzihi sanah jadīdah as’aluka fīhā al-‘ishmata min asy-syayṭān wa al-quwwata ‘ala hadzihi an-nafs al-ammārah bis-sū’ wa al-isytighāla bimā yuqarribunī ilayka ya dzal-jalāli wal-ikrām.”

Artinya:

“Ya Allah, Engkau adalah Yang Awal dan Kekal. Tahun baru ini telah tiba. Aku memohon kepada-Mu perlindungan dari godaan setan, kekuatan untuk melawan hawa nafsu yang buruk, serta kesibukan dengan amal yang mendekatkan diriku kepada-Mu, wahai Tuhan Yang Maha Mulia dan Maha Pemurah.”

Sahabat, selain memperbanyak doa, akhir dan awal tahun juga menjadi waktu yang tepat untuk bersedekah. Sedekah adalah amalan yang dapat membersihkan harta, menambah keberkahan, dan menjadi tabungan pahala di akhirat kelak. Rumah Zakat siap membantu Sahabat untuk menyalurkan kebaikan kepada mereka yang membutuhkan .

Yuk Tutup tahun ini dengan doa dan sedekah, serta sambut tahun baru dengan harapan dan tekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Semoga Allah Swt. menerima semua amal baik kita dan mengampuni segala dosa-dosa kita. Aamiin ya rabbal 'alamiin.


Share:

Mau Bayar Zakat Penghasilan di Akhir Tahun? Yuk cari tahu Syarat-Syaratnya!

Alhamdulillah, ayah bunda sahabat Yayasan griya bina yamuti kita semua tiba dipenghujung waktu tahun ini.

Zakat penghasilan atau zakat profesi adalah bagian dari zakat mal (harta) yang wajib dikeluarkan oleh setiap muslim yang memiliki penghasilan tertentu. Zakat ini merupakan bentuk kewajiban yang termaktub dalam rukun Islam dan bertujuan untuk menyucikan harta serta membantu kaum muslimin yang membutuhkan.

Terkait perintah menunaikan zakat ini telah Allah Swt. tekankan dalam Al-Qur’an. “Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka …” (Q.S. At-Taubah: 103).

Sementara itu, Rasulullah saw. juga menekankan dalam hadis, “Allah mewajibkan kepada mereka zakat, yang diambil dari orang kaya diantara mereka dan diberikan kepada orang miskin diantara mereka.” (H.R. Bukhari dan Muslim).

Lalu, bagaimana syarat dan ketentuan membayar zakat penghasilan di akhir tahun? Berikut penjelasan lengkapnya!

Apa Itu Zakat Penghasilan?

Zakat penghasilan merupakan zakat yang wajib dikeluarkan atas pendapatan atau penghasilan yang diperoleh seorang muslim, baik dari gaji, honorarium, komisi, atau bentuk pendapatan lainnya. Zakat penghasilan berbeda dari dikeluarkan berdasarkan penghasilan rutin yang diterima, seperti dari pekerjaan atau profesi tertentu.

Syarat-Syarat Membayar Zakat Penghasilan

Ada syarat yang harus diperhatikan dalam membayar zakat penghasilan, yaitu:

1. Beragama Islam

Zakat adalah kewajiban bagi setiap muslim. Oleh karena itu, syarat utama zakat penghasilan adalah beragama Islam. Muslim yang memiliki penghasilan memenuhi syarat untuk menunaikan zakat penghasilan, maka ia wajib menunaikan zakat penghasilan sebagai bentuk ketaatan kepada Allah Swt.

2. Penghasilan Telah Mencapai Nisab

Nisab adalah ambang batas minimum penghasilan yang wajib dizakati. Berdasarkan mayoritas ulama, nisab zakat penghasilan setara dengan 85 gram emas. Nisab ini biasanya dikonversikan ke dalam bentuk rupiah sesuai harga emas pada saat itu.

Misalnya, jika harga emas adalah Rp1.000.000 per gramnya, maka nisab zakat penghasilan (85 gram) adalah Rp85.000.000 per tahun atau Rp7.083.333 per bulannya. Jika penghasilan seseorang melebihi jumlah ini, maka ia wajib mengeluarkan zakat penghasilannya.

3. Penghasilan Bersih

Zakat penghasilan dihitung dari penghasilan bersih, yaitu penghasilan yang telah dikurangi dengan kebutuhan pokok atau kebutuhan mendesak lainnya, seperti utang yang harus dibayar. Penghasilan bersih inilah yang dijadikan dasar untuk menghitung besaran zakat yang harus dikeluarkan.

4. Kadar Zakat 2,5%

Kadar zakat penghasilan adalah sebesar 2,5% dari penghasilan bersih. Jumlah ini disepakati oleh mayoritas ulama berdasarkan perhitungan zakat yang berlaku umum untuk zakat mal. Misalnya, jika penghasilan bersih dalam sebulan adalah Rp15.000.000, maka zakat yang wajib dikeluarkan setiap bulannya adalah 2,5% x Rp15.000.000 = Rp375.000.

5. Tepat Waktu dalam Pembayaran

Meskipun zakat penghasilan bisa dibayarkan setiap bulan atau setiap kali menerima penghasilan, beberapa orang memilih untuk membayarnya di akhir tahun. Jika membayar di akhir tahun, pastikan bahwa jumlah penghasilan total selama setahun melebihi nisab. Selain itu, menghitung zakat penghasilan secara tahunan harus dilakukan dengan akurat agar tidak ada kewajiban yang terlewatkan.

Contoh penghitungannya, jika penghasilan bersih dalam setahun adalah Rp.300.000.000, maka zakat penghasilan yang wajib dikeluarkannya adalah 2,5% x Rp.300.000.000 = Rp7.500.000.

Dalil Al-Qur’an dan Hadis Tentang Zakat Penghasilan

1. Al-Qur’an

Sebagai sumber hukum utama dalam Islam, Al-Qur’an mengajarkan pentingnya zakat sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Allah Swt. berfirman:

“Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bagian.” (Q.S. Adz-Dzariyat: 19).

Ayat ini menunjukkan bahwa dalam setiap harta yang kita peroleh terdapat bagian yang harus diberikan kepada mereka yang membutuhkan.

2. Hadis Rasulullah saw.

Dalam hadis, Rasulullah saw. juga menegaskan pentingnya zakat. Beliau bersabda:

“Tidaklah beriman kepadaku orang yang kenyang sementara tetangganya kelaparan” (H.R. Bukhari dan Muslim).

Zakat penghasilan menjadi cara untuk memastikan kesejahteraan sosial di masyarakat, sehingga yang memiliki harta lebih bisa membantu yang membutuhkan.

Cara Menghitung Zakat Penghasilan Tahunan

Untuk Sahabat yang ingin membayar zakat penghasilan di akhir tahun, berikut cara mudah untuk menghitungnya:

Hitung total penghasilan tahunan.

Kurangi dengan kebutuhan pokok atau utang yang mendesak.

Jika hasilnya lebih dari nisab tahunan (85 gram emas), kalikan dengan 2,5% untuk mendapatkan jumlah zakat yang harus dikeluarkan.

Contoh: Misalkan total penghasilan bersih dalam setahun adalah Rp100.000.000. Karena lebih dari nisab, maka zakat yang harus dikeluarkan adalah 2,5% x Rp100.000.000 = Rp2.500.000.

Jika Sahabat ingin lebih praktis menghitung zakat penghasilan di akhir tahun, Sahabat pun bisa menggunakan Kalkulator Zakat dari Rumah Zakat. Klik di sini untuk mulai menghitung.

Waktu Terbaik untuk Membayar Zakat Penghasilan

Sebenarnya, zakat penghasilan dapat dibayar setiap bulan atau setiap kali menerima penghasilan. Namun, bagi yang ingin membayar di akhir tahun, penting untuk memperhatikan akumulasi penghasilan setahun penuh. Zakat bisa dikeluarkan kapan saja, selama ketentuan nisab dan kadar sudah terpenuhi.

Baca: Doa akhir tahun dan awal tahun

Pentingnya Niat dan Keikhlasan dalam Menunaikan Zakat

Dalam Islam, niat dan keikhlasan sangat penting dalam setiap ibadah, termasuk zakat. Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya amal perbuatan itu tergantung pada niatnya” (H.R. Bukhari dan Muslim). Oleh karena itu, ketika menunaikan zakat, niatkan untuk membersihkan harta dan membantu sesama dengan sepenuh hati.

Kesimpulan

Zakat penghasilan merupakan kewajiban yang tidak hanya bermanfaat untuk diri sendiri, tapi juga untuk masyarakat sekitar. Dengan membayar zakat, seorang muslim membantu menyucikan harta dan ikut serta dalam meningkatkan kesejahteraan sosial. Bagi Sahabat yang ingin membayar zakat penghasilan di akhir tahun, pastikan penghasilan telah mencapai nisab, hitung kadar zakatnya dengan tepat, dan tunaikan dengan niat yang ikhlas.

Zakat adalah bentuk kepedulian dan kasih sayang dalam Islam. Semoga dengan menunaikan zakat, Allah Swt. memberkahi harta yang kita miliki serta menjadikannya sebagai jalan kebahagiaan di dunia dan akhirat.


Salaurkan Zakat, infak, sedekah, Donasi melalui  Rekening :

 BSI:2217081947 an Yayasan Griya Bina Yamuti



Share:

Saran Sedekah untuk Ibu, Bapak yang Sudah Wafat


Saran Sedekah untuk Ibu, Bapak yang Sudah Wafat

Sahabat, kehilangan ibu atau bapak Orang tua tercinta adalah salah satu ujian hidup yang berat. Namun, sebagai anak yang berbakti, kita tetap dapat memberikan kebaikan untuk ibu , bapak orang tua yang telah wafat. Dalam Islam, terdapat banyak amal yang dapat kita lakukan untuk mengalirkan pahala kepada orang tua yang telah tiada, salah satunya melalui sedekah.

Rasulullah saw. bersabda:

“Ketika seseorang meninggal dunia, maka amalnya terputus kecuali tiga perkara: sedekah jariah, ilmu yang bermanfaat, atau doa anak yang saleh.” (H.R. Muslim).

Sedekah jariah menjadi salah satu amalan yang terus mengalirkan pahala meskipun ibu telah wafat. Berikut beberapa rekomendasi sedekah yang bisa Sahabat lakukan untuk ibu tercinta:

1. Membangun Fasilitas Umum

Membangun fasilitas yang bermanfaat untuk masyarakat adalah bentuk sedekah jariah yang pahalanya terus mengalir. Misalnya dengan membuat sumur di daerah yang membutuhkan air bersih, membangun masjid atau mushola, menyediakan fasilitas seperti toilet umum atau tempat wudu di masjid, karpet masjid, meja rakel untuk mengaji atau mungkin pendingin ruangan masjid.

Setiap kebaikan yang dilakukan kelak akan dibalas oleh Allah Swt. “Barang siapa yang melakukan kebaikan seberat zarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya.” (Q.S. Az-Zalzalah: 7).

Kebaikan sekecil apapun akan menjadi amalan besar di akhirat kelak. Yuk salurkan untuk bersedekah atas nama ibu, bapak yang telah wafat dengan membangun fasilitas umum bersama Yayasan griya bina yamuti

2. Bersedekah untuk Anak Yatim dan orang miskin

Allah SWT berfirman dalam Qs Al-Maun 107:2-3

2. Maka itulah orang yang menghardik anak yatim,

3. dan tidak mendorong memberi makan orang miskin.

Rasulullah saw. sangat mencintai anak yatim. Dalam sebuah hadis, beliau bersabda:

“Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini,” sambil mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah, serta merenggangkan keduanya. (H.R. Bukhari).

Sahabat pun bisa bersedekah untuk membantu pendidikan, makanan, atau kebutuhan hidup anak-anak Yatim, serta orang miskin. Pahalanya akan mengalir untuk ibu, bapak yang telah wafat.

Yuk bersedekah untuk anak Yatim, orang-orang miskin melalui Yayasan griya bina yamuti an Orang Tua melalui Rek BSI:2217081947 an Yayasan griya bina yamuti.

3. Wakaf Al-Qur’an

Mewakafkan mushaf Al-Qur’an ke masjid, pesantren, atau majelis taklim adalah sedekah jariah yang sangat bermanfaat. Setiap huruf yang dibaca dari mushaf tersebut akan menjadi pahala bagi ibu. Sahabat pun bisa bersedekah atas nama ibu, bapak dengan mengikuti program wakaf Al-Qur’an (terjemah). 

4. Berkontribusi dalam Dakwah

Bersedekah untuk mendukung kegiatan dakwah, seperti membantu pencetakan buku-buku agama, buku tulis, penyediaan alat tulis untuk anak Yatim dhuafa atau mendukung penyelenggaraan kajian, adalah bentuk kebaikan yang pahalanya tidak terputus.

Di Yayasan griya bina yamuti kegiatan produktif diakhir tahun Kegiatan-kegiatan produktif mengisi akhir tahun

5. Memberi Makan kepada Orang yang Berpuasa

Rasulullah saw. bersabda, “Barang siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang berpuasa itu, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa tersebut sedikit pun.” (H.R. Tirmidzi).

6. Membantu Korban Bencana

Memberikan bantuan kepada korban bencana juga termasuk sedekah jariah. Yayasan griya bina yamuti, misalnya, menyediakan program bantuan bagi mereka yang terkena musibah. Melalui sedekah ini, ibu bapak orangtua bisa mendapatkan pahala dari setiap bantuan yang diberikan.

Sahabat, meskipun ibu telah tiada, kita tetap bisa berbuat baik untuknya melalui sedekah. Amalan ini tidak hanya menjadi ladang pahala bagi ibu, tetapi juga menjadi bentuk bakti kita sebagai anak. Rasulullah saw. mengajarkan bahwa doa dan amal baik anak yang saleh akan menjadi kebahagiaan bagi orang tua di alam kubur.

Semoga Allah Swt. menerima setiap amal kebaikan yang kita niatkan untuk ibu dan menjadikan ibu bapak orang tua kita ahli surga-Nya. Aamiin yaa rabbal 'alamiin.

Share:

Kegiatan-Kegiatan Produktif Mengisi Liburan Akhir Tahun


 

Kegiatan-Kegiatan Produktif Mengisi Liburan Akhir Tahun


 N.S, 25 Desember 2024 | Inspirasi


Ayah bunda sahabat, akhir tahun seringkali menjadi waktu untuk beristirahat dari kesibukan sehari-hari. Namun, liburan bukan berarti harus bermalas-malasan sepanjang hari. Justru momen liburan di akhir tahun ini bisa menjadi momen yang tepat untuk melakukan hal-hal produktif yang bermanfaat.

Ayah bunda sahabat ingin mengisi libur akhir tahun ini (2024) dengan penuh makna sekaligus produktif? Yuk simak  rekomendasi kegiatan-kegiatan yang bisa Ayah bunda Sahabat coba!


1. Menulis Resolusi Tahun Depan

Momen akhir tahun memang identik dengan resolusi. Jadi, luangkan waktu untuk merefleksikan perjalanan selama setahun terakhir dan tuliskan rencana atau target untuk tahun depan. Resolusi ini bisa menjadi panduan Sahabat untuk menjalani hari-hari dengan lebih terarah di tahun depan.


2.Membaca Buku yang Menginspirasi

Tidak ada salahnya mengisi waktu liburan akhir tahun dengan membaca buku. Buku merupakan jendela dunia dan sumber ilmu. Jadi, gunakan waktu liburan akhir tahun dengan membaca buku-buku yang memberikan wawasan baru atau motivasi hidup.

Sahabat bisa membaca novel, biografi tokoh, atau buku pengembangan diri, kegiatan ini dapat memperkaya pikiran Ayah bunda Sahabat dan membuat liburan akhir tahun menjadi lebih produktif dan berkesan.


3. Mengikuti Workshop atau Pelatihan Online

Tidak ada salahnya menambah skill saat liburan akhir tahun. Liburan pun bisa menjadi momen yang tepat untuk meningkatkan keterampilan. Banyak workshop atau pelatihan daring yang bisa diikuti sesuai minat, seperti fotografi, desain, atau public speaking atau mungkin parenting. Selain menambah pengetahuan, kegiatan ini juga bermanfaat untuk pengembangan karir & keluarga.


4. Menyusun Album Kenangan

Sahabat pernah mengumpulkan album kenangan di akhir tahun? Jika belum, yuk dicoba saat liburan akhir tahun ini! Kumpulkanlah foto-foto dari momen-momen terbaik sepanjang tahun ini dan buat album kenangannya, baik dalam bentuk fisik maupun digital. Selain menyenangkan, kegiatan ini juga bisa menjadi cara untuk menghargai perjalanan hidup Sahabat lho!



5. Berkontribusi untuk Kebaikan

Momen liburan akhir tahun pun bisa dijadikan waktu yang tepat untuk berkontribusi untuk kebaikan. Luangkanlah waktu untuk berbagi kepada mereka yang membutuhkan, seperti menjadi relawan di kegiatan sosial atau misalnya menyalurkan donasi kemanusiaan untuk anak-anak yatim serta dhuafa. Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi orang lain, tetapi juga membawa kebahagiaan batin bagi Ayah bunda sahabat.

Ayah bunda sahabat, di saat kita menikmati liburan dengan penuh kenyamanan bersama keluarga, saudara-saudara kita anak-anak yatim dhuafa yang terkena bencana banjir longsor di 133 titik di 34 kecamatan kab.sukabumi masih harus berjuang menghadapi berbagai kesulitan . Kondisi mereka begitu memprihatinkan; akses terhadap kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, dan kebutuhan anak-anak yatim dhuafa dalam melanjutkan pendidikan semester 2, pada tahun 2025.

Di momen liburan akhir tahun ini, yuk jadikan lebih berharga dan bermakna dengan kepedulian tulisan misalnya tulisannya di biru 237 yatim dhuafa binaan yayasan griya bina yamuti  serta saudara-saudara kita yang terkena bencana.

Melalui Rek BSI 2217081947 an yayasan griya bina yamuti , Ayah bunda sahabat dapat menyalurkan donasi kemanusiaan bagi mereka dengan membantu menyediakan kebutuhan mendesak, seperti: Susu, makanan, beras, buku tulis&alat tulis, pakaian seragam, mushaf Alquran terjemah.

Share:

Peresmian Ruang Majlis Penghapal Al_Qur'an dan Hari Ibu Bersama Pj.Walikota Sukabumi

Laporan Kegiatan Peresmian Ruang Majlis Penghapal Al_Qur'an Al-Hafidz dan Hari Ibu Bersama Pj.Walikota Sukabumi Pada tg 21 des 2024

Alhamdulillah, Dengan rahmat Allah SWT, serta Shalawat dan salam senantiasa terlimpah curahkan kepada Nabi Muhammad Saw, Kepada Keluarga, Sahabat dan Ummatnya Hingga Akhir Jaman, Kami Ucapkan terimakasih Pada Pemerintah Kota sukabumi yang telah berkenan hadir Pj.Walikota Bp.Kusmana Hartadji beserta ibu Diana rahesti sekaligus penanda tanganan prasasti Ruang MPQ Al-Hafidz,  Kadinsos Kota Sukabumi, Bp.Fajar serta Kabid dinsos Bp Ageung, Kabag Kesra Bp.H.Herman Kota Sukabumi, Ibunda Hajah Sandra Teguh Utama Camat Warudoyong, Lurah  Dayeuh luhur Bp supardi, serta seluruh staff , para ulama, tokoh masyarakat, seluruh tamu Undangan dan anak-anak yatim dhuafa binaan berbaur dan bersyukur dalam hikmadnya doa. dengan mengikuti rangkaian Acara yang telah tersususn dengan doa, tilawatil Qur'an,penampilan seni marawis dan diakhiri pembacaan puisi yang dibawakan ananda ayesa ayesi (kembar tentang Hari ibu) serta daikhiri penanda tanganan plakat ruang majlis penghapal Al-Qur'an dan santunan kepada 56 Yatim dhuafa yang hadir. semoga dengan diresmikan Ruang majlis penghapal Al-Qur'an dengan diresmikannya Ruang majlis penghapal Al-Qur'an Alhafidz Griya Bina Yamuti dapat mewarnai dan menghantarkan generasi penerus bangsa yang adil dan beradab sesuai dengan ajaran illahi maupun ajaran Pancasila.

beberapa pesan dan doa dari Bp.Kusmana Hartadji mendoakan agar griya bina yamuti bisa terus berkembang dalam membantu sesama serta bisa berkiprah ditataran kota dan kab sukabumi bahkan Nasional Insyaa Allah. Aamiin

Tujuan adanya ruang majlis penghapal Al-Qur'an dan peringatan hari Ibu

1. Ruang Majlis Penghapal Quran siap digunakan. 2. Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan agama apalagi kepada anak-anak ditengah arus informasi melaui smart phone, mengenal huruf al-qur'an dan paham serta mampu menghayati dan mengamalkan Al-qur'an.3. Menghargai peran ibu dalam keluarga dan masyarakat umumnya sebagai pondasi awal dalam pendidikan dikeluarga.4. Membangun kerja sama antara yayasan dan pemerintah.

Kegiatan peresmian Ruang Majlis Penghapal Quran dan perayaan Hari Ibu berhasil dilaksanakan. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dan berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.


Informasi Youtube;




Share:

Kegiatan Bulan Desember

Label

Kegiatan Terbaru

Maksiat Menghalangi ketaatan.

Hati manusia memiliki cahaya yang membuatnya mampu melihat kebenaran dan membedakan jalan kebaikan. Namun, cahaya itu dapat tertutup ol...

Label

artikel (1) berita (13) cinta tanah air momen kemerdekaan (2) dan Kegiatan Silaturahim Penerima Manfaat anak-anak yatim piatu Binaan (2) doa akhir tahun & awal tahun (1) donasiyatim (17) Dongeng (6) Dzulqa'dah (1) gerebek (15) Hikmah kelompok yang tidak diwajibkan solat (2) Hikmah orang yang Bakhil (1) hikmah Selepas Ramadhan (1) infak (7) Inspirasi (3) inspirasi silataruhiim pembukaan rekening Bank Bagi anak-anak yang dimuliakan Rasullulloh (1) Inspirasi tentang liburan lebih produktif (1) jumatberkah (15) kajian (1) kegiatan (31) Kegiatan Peresmian Majlis Penghapal Alqur'an Al Hafidz Oleh Pj.walikota Sukabumi (1) Keistimewaan Rajab (1) kisah Uwais Alqarni Penghuni Langit (1) Kurban 1445H (1) Laporan kegiatan Tahunan (1) Literasi (44) Literasi Dunia Islam (1) Literasi Dunia Islam peristiwa penting diBulan Rajab (1) Literasi Puasa Qadha Ramadhan (1) Literasi Tips jaga keluarga harmonis (1) Ngaji online (1) pembangunan (4) Pembinaan Diri (1) pengajian (2) Penyaluran infak zakat sedekah (1) Peringatan Hari besar Islam Maulid Nabi Muhammad Saw 1446 H / 27 sep 2024 M (1) program (4) program Bina Taqwa (3) Program kado lebaran dan THR Yatim dan Keluarga Pra Sejahtera (1) Program Kurban (1) program muharram (2) progres pembangunan Tahap 3 Ruang MPQ (1) qurban (6) ramadhan (1) Ramadhan Amalan Ramadahan (1) rumahbelajar (3) santunan (14) Sedekah Al-Qur'an (1) sedekahjumat (5) sedekahyatim (3) Tadabur (1) Tadarus (1) tentang bulan syawwal (1) tentang pristiwa di bulan syawwal (1) yamuti (2) yatimdhuafa (1) yatimpeduli (2) yatimpeduliu (1) zakat (3)